Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 14 Agustus 2026
Badung Rancang Penanganan Sampah Berbasis Sumber
BERITABALI.COM, BADUNG.
Meskipun di tengah Pandemi Pemkab Badung tetap berkomitmen merancang penanganan sampah, salah satunya akan melakukan penanganan sampah berbasis sumber.
Hal tersebut penting dilakukan karena menurut I Nyoman Giri Prasta karena TPA di Suwung, Denpasar telah ditutup. Maka, dipandang perlu kedepan Badung membuka tempat pembuangan sampah (TPA) di Badung selatan tepatnya di Jimbaran, di tengah dan juga di Badung utara.
"Di luar pengolahan tersebut nantinya akan ada di masing-masing desa dan Kelurahan. Maka, dengan demikian dapat diselesaikan disini dan saya pastikan tidak akan ada timbunan dengan konsep 3 R atau mengurangi, memilah dan mengolah sampah," paparnya.
Selain itu, kedepan dalam upaya pengolahan sampah semua dapur rumah tangga nantinya akan mendapatkan Komposer Tong di Badung. Sehingga, kata dia, sampah-sampah di dapur dipilah kemudian dimasukkan ke dalam tong tersebut.
"Cairan dihasilkan dari Komposer Tong tersebut nantinya dapat dimanfatkan untuk menyiram tanaman di pekarangan rumah masing-masing warga," jelasnya.
Giri Prasta menambahkan, nantinya di TPS 3 R juga akan mampu merekrut tenaga kerja dan tentu semua hal tersebut harus digerakan secara bersama-sama nantinya.
Reporter: bbn/aga
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4518 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2334 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 1982 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1601 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1041 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun