Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 25 Oktober 2026
Bakar Sampah, Rumah Pensiunan Guru di Buleleng Ludes Terbakar, Kerugian Rp1 Miliar
BERITABALI.COM, BULELENG.
Rumah permanen milik pensiunan guru, Waloridus Sunarso (75), di Banjar Dinas Ambengan, Desa Ambengan, Kecamatan Sukasada, Kabupaten Buleleng, terbakar pada Selasa (15/9/2026) sore.
Kebakaran tersebut diduga dipicu api pembakaran sampah yang membesar setelah ditinggalkan pemilik rumah. Kobaran api kemudian merembet hingga membakar rumah beserta seluruh isinya.
Kasi Humas Polres Buleleng Iptu Yohana Rosalin Diaz mengatakan, sebelum kebakaran terjadi, korban sempat membakar sampah di belakang rumah sekitar pukul 16.00 WITA.
Setelah membakar sampah, korban meninggalkan lokasi. Api yang semula digunakan untuk membakar sampah diduga membesar hingga akhirnya menjalar ke bangunan rumah.
"Awalnya korban membakar sampah di belakang rumah sekitar pukul 16.00 Wita, kemudian ditinggal keluar. Tiba-tiba api membesar dan menjalar hingga ke rumahnya," kata Iptu Yohana.
Warga yang mengetahui kebakaran kemudian menghubungi petugas pemadam kebakaran. Warga juga berupaya memadamkan kobaran api menggunakan peralatan seadanya sembari menunggu petugas tiba.
Sekitar pukul 17.20 WITA, tim Damkar Kabupaten Buleleng tiba di lokasi dan langsung melakukan penyiraman untuk mengendalikan api.
Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Namun, kebakaran mengakibatkan rumah beserta harta benda milik korban ludes terbakar.
"Tidak ada korban jiwa. Namun akibat kejadian ini, korban ditafsir mengalami kerugian hingga Rp 1 Miliar. Seluruh harta benda korban ludes terbakar," ungkap Iptu Yohana.
Polisi masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab kebakaran. Tim Laboratorium Forensik (Labfor) juga diterjunkan untuk membantu pemeriksaan di lokasi kejadian.
Polres Buleleng mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati ketika membakar sampah, terutama di tengah musim kemarau ketika kondisi lingkungan cenderung lebih kering dan mudah terbakar.
Warga diminta memastikan api benar-benar padam sebelum meninggalkan lokasi pembakaran untuk mencegah api kembali membesar dan merembet ke bangunan atau area di sekitarnya.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/rat
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5707 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4587 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2542 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2193 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2183 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan