Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 25 Mei 2026
Banjir Dahsyat Korut Tewaskan 2 Orang
BERITABALI.COM, DUNIA.
Warga Korea Utara menumpahkan kekesalannya karena media pemerintah tak memberitakan tentang banjir dahsyat yang menerjang negara itu hingga menewaskan dua orang.
Baca juga:
Banjir Bandang Terjang China, 4 Orang Tewas
Seorang warga bercerita kepada Radio Free Asia bahwa media di Korut hanya sibuk memberitakan peringatan akhir dari pendudukan Jepang usai Perang Dunia II. Peringatan itu jatuh pada Senin (15/8) lalu.
"Warga yang terkena dampak hujan lebat di berbagai penjuru negara ini sengsara. Namun, koran dan penyiaran hari ini tak menyoroti dampak banjir atau penanganannya, hanya cerita mengenai perayaan 15 Agustus dan tentara kembali ke Pyongyang," katanya.
Keluhan-keluhan ini bermunculan setelah hujan deras mengguyur sejumlah kawasan di Korut pada Minggu (14/8) lalu. Air hujan kemudian menggenangi sejumlah kawasan dan memicu banjir.
Di kawasan Pesisir Barat, hujan lebat tak berhenti mengguyur. Di bulan ini saja, Sungai Sachon sudah dua kali meluap, membanjiri sawah dan ladang lain di sekitarnya.
Banyak warga di kawasan Kwaksan, Pesisir Barat, menyandarkan kapal kayunya di satu pelabuhan kecil. Puluhan kapal warga itu terbawa arus saat banjir melanda.
"Dua orang yang berupaya menyelamatkan satu kapal terbawa arus dan tewas," kata sumber itu.
Sementara itu, warga lain meratapi sawah dan ladang mereka yang kebanjiran, padahal pangan sangat dibutuhkan di masa krisis seperti saat ini.
Tak hanya ladang, rumah-rumah warga di daerah Hongwon juga hancur diterjang banjir. Warga pun trauma karena mereka baru saja membangun kembali rumah setelah dihantam banjir tahun lalu.
Salah satu penduduk di Hongwon melaporkan bahwa lebih dari 50 kepala keluarga terpaksa dievakuasi karena banjir tak kunjung surut.
"Yang harus dievakuasi adalah yang tinggal di dekat Sungai Sodaechon, termasuk Desa Nampung dan Pohyun. Untungnya, tak ada korban jiwa, tapi rumah-rumah yang tergenang banjir tahun lalu, kini tergenang lagi," katanya.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pengendara Scoopy Tewas Terlindas Mobil di Mengwi Badung
Dibaca: 2103 Kali
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1947 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 1435 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 1319 Kali
ABOUT BALI
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah