Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 31 Oktober 2026
Banjir di Gianyar, Pedagang asal Guwang Ditemukan Tewas Terseret Arus
BERITABALI.COM, GIANYAR.
Korban bencana banjir di Kabupaten Gianyar kembali bertambah. Seorang warga bernama Ni Ketut Suweni (50) ditemukan meninggal dunia setelah diduga terseret arus banjir di kawasan Jalan Pasekan, Gang Batu Intan 3A, Desa Batubulan, Kecamatan Sukawati, Gianyar.
Korban yang sehari-hari berprofesi sebagai pedagang ini ditemukan pada Kamis, 11 September 2025 sekitar pukul 08.48 WITA, setelah proses pencarian intensif yang berlangsung selama dua hari.
Menurut keterangan Kabid Kedaruratan BPBD Gianyar, Gusti Ngurah Dibya Presasta, musibah bermula dari curah hujan deras yang mengguyur wilayah Gianyar sejak Rabu, 10 September 2025.
Pada hari itu sekitar pukul 17.30 WITA, pihak keluarga melaporkan bahwa Ni Ketut Suweni tidak kunjung pulang ke rumahnya di Banjar Tagtag, Desa Guwang. Motor Honda Scoopy putih dengan nomor polisi DK 5565 KBC miliknya ditemukan warga bernama Pak Lotring di aliran sungai yang membentang dari Pasekan, Desa Batubulan, hingga muara Pantai Gumicik.
Warga bersama keluarga langsung melakukan pencarian dengan menyusuri aliran sungai pada Rabu malam. Namun karena medan terjal dan arus deras, pencarian dihentikan pada pukul 22.30 WITA dan dilanjutkan keesokan paginya bersama BPBD Gianyar.
Pada Kamis pagi, tim gabungan yang terdiri dari BPBD Gianyar, Babinsa Desa Guwang, Bhabinkamtibmas Desa Guwang, keluarga, dan warga setempat kembali melakukan pencarian.
"Korban akhirnya berhasil ditemukan pada pukul 08.48 WITA di pinggir sungai Desa Batubulan dalam kondisi tidak bernyawa," ujarnya.
Jenazah kemudian dievakuasi dan dibawa ke rumah duka menggunakan armada Palang Merah Indonesia (PMI). Kepergian Ni Ketut Suweni meninggalkan duka mendalam bagi keluarga dan masyarakat sekitar.
Sebelumnya, pada Rabu (10/9/2025), dua warga Gianyar juga dilaporkan meninggal dunia akibat tertimpa tembok jebol yang tergerus longsor. Korban pertama adalah Ni Made Latip (75) dari Banjar Peteluan Temesi, dan korban kedua Ni Made Rupet (87) dari Banjar Lebih Duur Kaja.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/gnr
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 6039 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4707 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2672 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2365 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2253 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan