Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 30 Oktober 2026
Bau Belerang Di Kawah Sikijang
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Selain menyimpan potensi sejarah, Dieng juga menyimpan misteri geologis yang menakjubkan. Setidaknya ada empat kawah yang masih aktih menyemburkan bau belerang yang cukup menyengat.
Salah satu kawah tersebut bernama kawah Sikijang. Ketika beritabali.com berkunjung ke kawah berukuran sekitar 5x5 meter itu, tampak air yang ada di kawah tersebut mendidih layaknya air yang dipanaskan. Bau belerangpun cukup menyengat.
Baca juga:
Produk RI Bebas Biaya Masuk ke UEA
Di beberapa kawah malah dilarang untuk dikunjungi lantaran meyemburkan gas CO2 dalam konsentrasi tinggi sehingga kalau dihrup bisa menimbulkan kematian. Selain menjadi obyek wisata, kawah-kawah yang masih aktif ini juga pernah menimbulkan petaka.
Tahun 1974, kawah Sinila meletus dan menimbulkan rekahan pada tanah yang cukup panjang. Selain menimbulkan gempa, dari dalam rekahan tersebut menyembur gas CO2 dalam konsentrasi pekat. Masyarakat yang panik diguncang gempa kebingungan menyelamatkan diri.
Beberapa diantaranya malah berlari menuju rekahan tersebut dan menghirup gas beracun, CO2. Ratusan warga Dieng tewas dalam peristiwa tersebut. Kejadian tersebut membuat, masih ada sejumlah kawah yang terlarang untuk dikunjungi oleh wisatawan karena masih menyemburkan gas CO2 konsentrasi tinggi.
Laporan Kontributor Jembrana dalam "Pers Tour Jembrana Go To Dieng Yogyakarta"
Reporter: bbn/dey
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5989 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4674 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2652 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2312 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2233 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan