Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 31 Oktober 2026
Bayi Kembar Lahir Pada HUT Proklamasi
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Kegembiraan pasangan suami istri (pasutri), I Gusti Komang Oka Antara (33) dengan Ni Nyoman Astiani (30) kini bertambah. Pasutri warga Lingkungan Kebon, Baler Bale Agung, Negara ini melahirkan dua bayi laki-laki sekaligus tepat pada saat seluruh bangsa Indonesia merayakan hari kemerdekaan.
Ditemui di Klinik Mutiara Hati, tempatnya melahirkan bayi kembar tersebut, Astiani yang masih tergolek di tempat tidur menuturkan dia dan suaminya sama sekali tidak menduga kalau anak ketiga dan keempatnya akan lahir bersamaan tepat pada HUT Proklamasi ke 65.
Saya sudah tahu kalau anak yang saya kandung itu kembar berdasarkan hasil pemeriksaan di usia kehamilan enam bulan hanya saja waktu itu diperkirakan lahir pada 13 Agustus namun ternyata mundur empat hari dan lahir tepat saat HUT kemerdekaan, ujarnya.Sebelum melahirkan bayi kembar tersebut, Astiani mengaku tidak mendapat firasat apa-apa.
Saya sangat bahagia mendapatkan dua anak sekaligus yang lahir normal tepat saat HUT proklamasi. Keduanya masih belum memiliki nama. Mungkin nanti setelah tiga bulanan baru kami beri nama, ucapnya.Dr. Agus Supriatmaja, Sp.OG, dokter yang menolong persalinan Astiani mengungkapkan proses persalinan cukup lancar.
Bayi pertama lahir pukul 07.50 dengan berat 2,76 kg lalu sepuluh menit kemudian menyusul bayi kedua dengan berat 2,7 kb, terangnya.
Selain Astiani, dua pasutri masing-masing Ahmad Hairul (33) dengan Masriah ( 30), warga Dusun Pangkung Buluh, Kalikah ,Negara dan I Gede Widiana (27)dengan Kade Sumawati(28), warga Desa Batuagung, Jembrana juga dihinggapi kebahagiaan setelah anak mereka juga lahir tepat pada Hari Kemerdekaan RI ke-65 di RSUD Negara.
Bayi laki-laki buah hati dar pasutri Hairul dan Masriah lahir dengan bantuan vakum pada pukul 00.50 dengan berat 3 kg. Sementara bayi laki-laki dari pasutri Widiana dengan Sumawati lahir normal pukul 14.35 dengan berat 2,9
kg.
Reporter: bbn/dey
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 6011 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4692 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2664 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2342 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2241 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan