Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 20 September 2026
Bentrok Gara-Gara Soal Kembang Api
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Konflik antara kelompok massa di Padang Sambian Minggu malam (23/12/2012), disebut-sebut disebabkan persoalan kembang api.
Menurut salah seorang warga Padang Sambian yang enggan disebut namaanya, konflik di Padangsambian ini melibatkan kelompok massa Padangsambian bersatu pimpinan Gung Cilik dengan kelompok Laskar Bali pimpinan Gung Kusuma.
"Awal mula kejadian dimana Padangsambian Bersatu menutup toko kembang api di jalan Mahendradata 3 hari yang lalu, dimana pemilik toko tersebut kenal dengan Gung Kusuma. Di sana sudah terjadi ketegangan dan sudah damai. Namun siang hari tadi ada dari Laskar lewat jalan Tangkuban Perahu berpawai dan membunyikan motor keras-keras.
Akibatnya Padangsambian Bersatu tersinggung. Dan malam tadi dibunyikan kulkul bulus (kentongan) dan menyerang Posko Laskar," jelas warga ini yang tidak mau namanya ditulis di media. Akibat dari kejadian tersebut, sebuah posko milik Laskar Bali yang ada di depan rumah Gung Kusuma dibakar massa. Selain itu 7 motor dibakar, 6 motor di rusak serta 2 mobil dirusak yaitu mobil jenis hardtop dan Pajero. Saat berita ini disusun, situasi sudah terkendali dan daerah Padangsambian diguyur hujan.
Massa dari Laskar Bali masih berkumpul di hotel Nirmala Mahendradata. Sedang Masyarakat Padangsambian kumpul di banjar dan di sepanjang jalan Tangkuban Perahu.
Reporter: bbn/psk
Berita Terpopuler
Sopir Truk di Muncan Karangasem Dibakar Hidup-hidup, Diduga Soal Setoran
Dibaca: 8067 Kali
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5660 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3544 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2394 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan