Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 11 September 2026
Bentrokan Warga Muslim di Pakistan, Korban Tewas Bertambah Jadi 130
BERITABALI.COM, DUNIA.
Bentrokan warga di wilayah Kurram, Pakistan, selama 10 hari terakhir ini menewaskan lebih dari 130 orang. Selain itu, sekitar 200 orang luka-luka.
Dikutip dari Aljazeera, Senin (2/12), bentrokan antarkelompok Muslim Sunni dan Syiah itu terjadi sejak 21 November 2024.
Kelompok Muslim Syiah yang sedang dalam perjalanan diserang sekelompok pria bersenjata. Dalam kejadian itu, 52 orang meninggal dunia, di antaranya anak-anak dan perempuan. Tidak ada yang mengaku bertanggung jawab atas aksi tersebut.
Namun, Kurram merupakan satu-satunya wilayah di Pakistan yang mayoritas berpenduduk Muslim Syiah. Sementara di daerah lainnya kebanyakan warga Muslim Sunni.
Adapun gelombang kekerasan sudah mulai tampak sejak Juli 2024 karena masalah sengketa lahan antara kelompok Sunni dan Syiah.
Pemerintah Pakistan telah berupaya untuk meredakan ketegangan dua kelompok ini. Pada 24 November 2024, pemerintah sempat menginisiasi gencatan senjata selama seminggu, tapi gagal.
Kematian yang terus bertambah jadi penanda bahwa situasi konflik terus meningkat. Wakil Komisaris Kurram Javed Ullah Mehsud menyatakan para tokoh-tokoh setempat sedang diajak bernegosiasi terkait gencata senjata.
Ssaat ini, penutupan jalan raya utama yang menghubungkan Kota Parachinar dengan Ibu Kota Provinsi Peshawar telah mengakibatkan kekurangan kebutuhan pokok seperti makanan, bahan bakar, dan obat-obatan. (sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3299 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 774 Kali
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 711 Kali
ABOUT BALI
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman