Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 21 Agustus 2026
Berulang Kali Perusakan Baliho Caleg Golkar di Badung, Suyasa Sebut Bentuk Intimidasi
beritabali/ist/Berulang Kali Perusakan Baliho Caleg Golkar di Badung, Suyasa Sebut Bentuk Intimidasi.
BERITABALI.COM, BADUNG.
Kasus perusakan baliho empat calon legislatif (caleg) dari Partai Golkar di wilayah Kecamatan Abiansemal, Badung, membuat sejumlah pihak geram, termasuk Ketua DPD Partai Golkar Badung, I Wayan Suyasa.
Kejadian itu dilaporkan ke Badan Pengawas Pemilu Kabupaten Badung dan Polsek Abiansemal, pada Rabu 13 Desember 2023.
Kapolsek Kompol Sudarma Putra membenarkan pihaknya telah menerima laporan kasus perusakan empat baliho caleg Partai Golkar yang terjadi perbatasan Desa Panggul dan Desa Bongkasa. Menurutnya, sejauh ini pihaknya masih melakukan penyelidikan.
"Kami sudah langsung respon dan cek lokasi-lokasi yang dilaporkan, memang benar ada yang diduga dirusak dan ada yang kemungkinan jatuh karena angin," bebernya ke awak media, pada Rabu 13 Desember 2023.
Kompol Sudarma menerangkan, dari hasil penyelidikan sementara, diduga modus perusakan dengan cara disobek. "Baliho kan biasanya isi lubang-lubang angin, nah lubang angin itu dirobek, bukan pakai alat apapun," sebutnya.
Dijelaskannya, sesuai mekanisme yang ada, pihaknya akan berkoordinasi dengan Panitia Pengawas Pemilu untuk menindaklanjuti pelakunya.
"Kami mengimbau kepada masyarakat agar sama-sama menjaga kondusifitas wilayah Abiansemal, dengan saling menghargai pilihan politik," ujarnya.
Terkait hal ini, Ketua DPD Partai Golkar I Wayan Suyasa merasa geram setelah menerima laporan dari kadernya soal perusakan baliho empat caleg. Suyasa menyebutkan perusakan tersebut telah terjadi sejak tiga hari dan terus berlanjut.
Karena masalah ini sudah berulang kali terjadi, pihaknya akhirnya memutuskan melapor ke Polsek Abiansemal. Ia menilai perusakan alat peraga kampanye (APK) tersebut merupakan sebuah bentuk intimidasi dan tidak saling menghargai, serta menunjukan betapa kerdilnya demokrasi di wilayah Kabupaten Badung.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/spy
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4604 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2410 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 2065 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1667 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1108 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun