Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 11 Agustus 2026
Bill Gates Bilang NFT Berdiri di atas The Greater Fool Theory
BERITABALI.COM, DUNIA.
Bill Gates, jutawan yang berada di balik Microsoft, mewanti-wanti bahwa NFT atan non fungible token dikembangkan menggunakan the greater fool theory, demikian diwartakan The Verge, Rabu (15/6/2022).
The greater fool theory dalam ekonomi dikenal sebagai konsep tentang aset yang dihargai jauh di atas nilai wajarnya. Menurut teori itu, seorang investor akan membeli aset itu karena percaya nanti akan ada orang yang benar-benar bodoh yang membeli aset tersebut.
Gates, dalam sebuah acara yang digelar oleh TechCrunch, mengatakan bahwa ia akan berinvestasi pada aset-aset yang jelas hasilnya seperti pertanian, pabrik, atau perusahaan yang menghasilkan produk bukan pada aset kripto atau NFT.
"Saya tidak terlibat dengan (aset kripto atau NFT). Saya tidak tertarik dengan aset semacam itu," tegas Gates, sembari menambahkan ia mencurigai aset-aset kripto dan NFT dirancang untuk menghindari pajak serta regulasi pemerintah.
"Memang, foto-foto monyet yang dijual dengan harga selangit akan membuat dunia lebih maju," sindir Gates, mengacu pada Bored Ape Yacht Club, salah satu koleksi NFT paling mahal di dunia.
Ini bukan pertama kali Gates mengkritik aset kripto. Pada Februari 2021, dalam sebuah wawancara, ia mengaku khawatir melihat para investor berburu mata uang kripto seperti Bitcoin.
Ia mengatakan harga aset-aset itu sangat tidak stabil dan bisa dengan mudah dipengaruhi oleh komentar miring di dunia maya, termasuk oleh cuitan Elon Musk, bos produsen mobil listrik Tesla dan perusahaan antariksa SpaceX. Musk sendiri adalah salah satu pengusaha yang berinvestasi di aset kripto.
"Menurut saya secara umum, jika kalian tak memiliki uang sebanyak Elon, sebaiknya hati-hati," kata dia ketika itu.
Peringatan Gates sepertinya jitu. Saat ia mengeluarkan peringatan di 2021 lalu, harga Bitcoin sekitar 63.000 dolar AS dan naik ke 64.000 dolar AS di November. Kini harga Bitcoin sekitar 20.000 dolar AS. Sementara harga NFT juga sudah turun hampir separuh dari harga pada tahun lalu, termasuk NFT Bored Ape Yacht Club.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4467 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2261 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1566 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 1151 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1015 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun