Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 28 Oktober 2026
Bom AS dari Perang Dunia II Tiba-Tiba Meledak di Bandara Jepang
BERITABALI.COM, DUNIA.
Bom Amerika Serikat (AS) yang terkubur dari Perang Dunia II, meledak pada Rabu (2/10) di Bandara Miyazaki di Jepang bagian barat daya.
Ledakan bom itu menyebabkan kawah besar di landasan pacu bandara dan pembatalan lebih dari 80 penerbangan.
Namun, menurut pejabat Jepang, tidak ada korban jiwa maupun korban luka yang diakibatkan bom dari Perang Dunia II tersebut.
Pejabat Kementerian Pertanahan dan Transportasi Jepang mengatakan tidak ada pesawat di dekatnya ketika bom meledak di Bandara Miyazaki.
Penyelidikan dilakukan oleh pihak berwenang Jepang usai ledakan itu dan polisi mengonfirmasi bahwa ledakan tersebut disebabkan oleh bom AS seberat 500 pon dan tidak ada bahaya lebih lanjut.
Saat ini, pihak berwenang Jepang sedang memastikan apa yang menyebabkan ledakan mendadak dari bom itu.
Sebuah video yang direkam oleh sekolah penerbangan di dekat lokasi kejadian menunjukkan ledakan itu memuntahkan potongan aspal ke udara seperti air mancur.
Video yang disiarkan di televisi Jepang menunjukkan kawah di landasan pacu yang dilaporkan berdiameter sekitar 7 meter (yard) dan sedalam 1 meter (3 kaki).
Kepala Sekretaris Kabinet Yoshimasa Hayashi mengatakan lebih dari 80 penerbangan telah dibatalkan di bandara, dan berharap operasional bandara bisa pulih pada Kamis (3/10).
Bandara Miyazaki dibangun pada tahun 1943 sebagai bekas lapangan latihan penerbangan Angkatan Laut Kekaisaran Jepang, tempat beberapa pilot kamikaze lepas landas untuk misi serangan bunuh diri.
Baca juga:
Pangkalan AU Israel Kena Hantam Rudal Iran
Sebelumnya, pejabat Kementerian Pertahanan Jepang menyatakan sejumlah bom yang tidak meledak yang dijatuhkan oleh militer AS selama Perang Dunia II telah ditemukan di daerah tersebut.
Ratusan ton bom yang tidak meledak dari perang tersebut masih terkubur di sekitar Jepang dan terkadang digali di lokasi konstruksi. (sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5948 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4658 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2636 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2287 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2224 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan