Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 15 September 2026
Bupati Sanjaya Apresiasi Ngaben Megabung Selemadeg Kelod
BERITABALI.COM, TABANAN.
Bupati Tabanan Dr. I Komang Gede Sanjaya, SE, MM, menghadiri Upacara Pitra Yadnya Ngaben Megabung yang diselenggarakan oleh masyarakat Br. Adat Selemadeg Kelod, Desa Selemadeg, Kecamatan Selemadeg, Tabanan, Rabu, (2/6).
Kegiatan yang dipusatkan di Lapangan milik Banjar setempat tersebut, turut dihadiri oleh Anggota DPR-RI I Made Urip, salah satu anggota DPRD Provinsi Bali dan DPRD Tabanan, Sekda dan OPD terkait, Camat, Perbekel dan Bendesa Adat serta nampak juga beberapa krama setempat.
Setidaknya dalam Ngaben Megabung yang sudah menjadi agenda dalam perarem adat yang diselenggarakan selama 5 Tahun ini diikuti 27 Sawa. Dalam Ngaben Megabung biasanya dirangkaikan dengan upacara Metatah dan Nyambutin. Terkait pembiayaan berasal dari urunan warga Banjar sebesar Rp200 ribu, jelas Ketua Panitia Ngaben Megabung I Made Sumaja.
“Sebenarnya Ngaben seharusnya sudah berlangsung di Tahun 2020, namun ditunda karena situasi pandemi. Dan di Tahun 2021 ini Ngaben Megabung tetap dijalankan namun rangkaiaannya seperti Metatah dan Nyambutin tetap ditunda,” ujarnya.
Hal tersebut dikatakannya untuk menghindari banyaknya kerumunan karena saat ini masih berlangsung pandemi. Disamping itu, Upacara Ngaben ini mengambil tingkatan yang paling Nista untuk mengurangi waktu pelaksanaan yang puncaknya akan digelar pada tanggal 4 Juni 2021 mendatang.
Selaku Kepala Daerah, Bupati Sanjaya sangat mengapresiasi kegiatan Ngaben Megabung ini apalagi telah memperhatikan penerapan protokol kesehatan. Terlebih lagi dilakukan atas dasar semangat gotong-royong yang telah didasari dengan pikiran yang suci dan tulus ikhlas.
“Terus tingkatkan rasa persaudaaraan dan persatuan yang didasari dengan semangat gotong-royong, agar visi misi Tabanan Era Baru menuju Tabanan yang Aman Unggul dan Madani (AUM) bisa secepatnya tercapai,” pinta Sanjaya.
Lebih lanjut, orang nomer satu di Tabanan itu juga sangat mengapresiasi lokasi Bangsal dari Ngaben Megabung yang cukup luas, karena menurutnya sangat sesuai dengan persyaratan protokol kesehatan. Selebihnya Ia berharap agar dalam pelaksanaan Ngaben, seluruh masyarakat mematuhi dan memperketat penerapan protokol kesehatan.
“Meskipun sebagian besar masyarakat sudah divaksin, namun dalam kegiatan ini hendaknya protokol kesehatan tetap diterapkan secara ketat, yakni dengan melaksanakan pola hidup bersih dan sehat, serta menerapkan 6 M (memakai masker, menjaga kebersihan tangan, menjaga jarak, mengurangi mobilitas, menjaga pola makan sehat dan istirahat cukup, serta menjauhi kerumunan),” himbau Sanjaya.
Reporter: Humas Tabanan
Berita Terpopuler
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5309 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3440 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2242 Kali
De Gadjah Dorong Pariwisata Toleransi sebagai Kekuatan Bali
Dibaca: 981 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan