Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 31 Oktober 2026
Bupati Winasa Enggan Komentar
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Bupati Jembrana, I Gede Winasa masih enggan mengomentari status tersangka yang dialamatkan kepadanya atas kasus dugaan melakukan money laundry berdasarkan temuan PPATK dan Mabes Polri. Winasa mengaku belum bisa berkomentar banyak karena masih mempelajari status tersebut.
Kendati telah ditetapkan sebagai tersangkan dalam kasus dugaan melakukan money loundry (pencucian uang), Winasa masih tetap menghadiri kegiatan dinas yang telah diagendakan sebelumnya.
Saat menghadiri pembukaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-85 tahun 2010 di Lapangan Desa Pergung, Mendoyo, Rabu (13/10), Winasa tampak tidak terpengaruh dengan status tersangka tersebut.
Sejumlah awak mediapun berdatangan ke Lapangan Pergung guna bertemu Winasa untuk mengkonfirmasi kasus pencucian uang yang melibatkan orang nomor satu di Jembrana itu.
Upaya awak media menunggu Winasa tidak membuahkan hasil maksimal. Saat dicegat, Winasa tidak berkomentar banyak seraya bergegas menuju mobil yang telah menunggunya.
Winasa mengaku belum mengetahui pemberitaan soal dirinya dijadikan tersangka dalam kasus pencucian uang.
“Saya kesusu (buru-buru), belum bisa berkomentar, saya diam dulu,” ujar Winasa singkat. (dey)
Reporter: bbn/sin
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 6018 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4692 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2664 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2348 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2243 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan