Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 11 Agustus 2026
Cuaca dan Medan Disebut Jadi Kendala Pencarian Pilot Susi Air di Papua
beritabali.com/cnnindonesia.com/Cuaca dan Medan Disebut Jadi Kendala Pencarian Pilot Susi Air di Papua
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Kepala Operasi Damai Cartenz 2023 Kombes Faizal Ramdhani mengatakan cuaca dan medan menjadi kendala bagi aparat dalam pencarian pilot Susi Air Kapten Philip Mark Mehrtens, yang disandera Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Papua. Ia disandera sejak awal Februari 2023.
"Kita cari terus. Terkait medan, pergeseran pasukan, cuaca, itu yang menyulitkan," kata Faizal saat dihubungi, Rabu (26/7).
Ia mengatakan awalnya pencarian dilakukan di tiga wilayah, yakni Kabupaten Yahukimo, Kabupaten Lanny Jaya, dan Kabupaten Nduga. Kini pencarian tersebar di Kabupaten Nduga.
Faizal mengatakan Nduga memiliki topografi bukit dengan ketinggian 3.000 meter. Berdasarkan informasi yang diterimanya, kondisi pilot masih hidup.
"Dengan medan yang sangat sulit. Di sana itu ketinggian 3.000 rata-rata," katanya.
Philip disandera KKB pimpinan Egianus Kogoya sejak 7 Februari sesaat setelah mendaratkan pesawat di lapangan terbang Paro, Kabupaten Nduga, Papua Pegunungan.
Pada 26 Mei atau dua bulan lalu, KKB merilis video yang menunjukkan kondisi Philip. Pilot berkebangsaan Selandia Baru itu menyebut KKB akan menembaknya jika tidak ada negosiasi dalam dua bulan.
CNNIndonesia.com telah menghubungi Juru bicara Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat-Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM) Sebby Sambom untuk bertanya lebih lanjut soal kondisi pilot, tetapi ia belum merespons hingga berita ini ditulis.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4467 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2259 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1566 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 1033 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1015 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun