Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 11 Juni 2026
Delapan Curik Bali Dilepasliarkan di Pejeng
BERITABALI.COM, GIANYAR.
Upaya pelestarian burung Curik Bali kembali dilakukan di Desa Pejeng, Kecamatan Tampaksiring, Kabupaten Gianyar, Jumat (22/5/2026).
Sebanyak delapan ekor atau empat pasangan Curik Bali dilepasliarkan ke habitat alaminya melalui kerja sama Komunitas Pelestari Curik Bali Pejeng dengan Friends of Nature, People and Forest.
Kegiatan konservasi tersebut melibatkan ratusan warga serta berbagai unsur masyarakat sebagai bagian dari upaya pelestarian satwa endemik Bali yang kini berstatus langka.
Project Manager Friends of Nature, People and Forest, I Made Sugiarta mengatakan, burung curik Bali ditempatkan di empat lokasi berbeda yakni kawasan Pura Dalem Tengaling, Puri Agung Somanegara Pejeng, Pura Pusering Jagat, dan Kebun Mai Organic.
“Awalnya kami menyiapkan lima pasangan, namun satu pasangan belum memenuhi syarat setelah evaluasi akhir,” ujarnya.
Ia menjelaskan, proses pelepasliaran Curik Bali dilakukan melalui tahapan ketat mulai dari survei lokasi, karantina, pemeriksaan kesehatan, rehabilitasi hingga adaptasi sebelum dinyatakan layak dilepas ke alam bebas. Seluruh rangkaian konservasi di Desa Pejeng disebut telah dimulai sejak akhir tahun 2025.
Menurut Sugiarta, Desa Pejeng dipilih karena masyarakat adat setempat dinilai memiliki kepedulian tinggi terhadap perlindungan satwa langka. Selain itu, program ini diharapkan membuktikan bahwa Curik Bali dapat hidup dan berkembang di lingkungan padat penduduk selama mendapat perlindungan melalui aturan adat atau awig-awig masyarakat.
Meski optimistis, pihak penyelenggara menilai dukungan berbagai pihak tetap diperlukan. Keterlibatan pemerintah daerah, BKSDA Bali, lembaga pendidikan, komunitas adat hingga masyarakat disebut menjadi faktor penting agar program konservasi berjalan berkelanjutan.
Kepala Seksi Konservasi Sumber Daya Alam Wilayah II BKSDA Bali, Raden Danang Wijayanto mengapresiasi kegiatan tersebut.
“Kami berharap populasi curik Bali di Pejeng terus bertambah dan mampu memberikan manfaat bagi masyarakat, termasuk membuka peluang ekonomi melalui sektor lingkungan dan pariwisata,” tutup dia.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/gnr
Berita Terpopuler
ABOUT BALI
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli