Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 30 Oktober 2026
Dewata Shelter di Sukawati Rawat 58 Anjing Terlantar
BERITABALI.COM, GIANYAR.
Dewata Shelter hadir di Desa Sukawati sebagai solusi dengan menampung 58 ekor hewan telantar. Dibangun dari bahan alami seperti bambu, Dewata Shelter juga membawa konsep sederhana, ramah lingkungan, dan dekat dengan masyarakat.
Selaku pengelola, Kak Huang menyatakan, Dewata Shelter lahir untuk memperbaiki cara kita memperlakukan hewan secara menyeluruh.
”Selama ini, banyak niat baik di masyarakat, memberi makan, menyelamatkan, namun belum selalu dibarengi dengan pengetahuan dan tanggung jawab jangka panjang,” ujarnya.
Dikatakannya, memberi makan tanpa pengelolaan bukan solusi, justru bisa menimbulkan masalah baru, baik bagi hewan itu sendiri maupun lingkungan sekitar.
”Populasi tidak terkendali, potensi penyakit meningkat, dan konflik dengan masyarakat bisa terjadi,” jelasnya.
Di Dewata Shelter, pihaknya berupaya menjalankan pendekatan yang lebih terstruktur, mulai dari sterilisasi, vaksinasi, perawatan, hingga edukasi.
”Ini bukan pekerjaan satu pihak. Kami sangat membutuhkan kolaborasi, masyarakat, desa adat, pemerintah, hingga relawan,” terangnya.
Kepala UPTD Puskeswan Gianyar drh. Arya Dharma menyatakan, shelter ini menjadi tempat belajar langsung bagi mahasiswa Kedokteran Hewan dari Universitas Udayana.
”Di sini, mereka praktik merawat hewan secara nyata, sehingga ilmu yang didapat tidak hanya teori, tetapi langsung diterapkan di lapangan,” ujar Arya.
Sementara itu, Perbekel Sukawati, Dewa Gede Dwi Putra mengapresiasi kehadiran Dewata Shelter di wilayahnya.
Baca juga:
Shelter Harapan Baru, Rumah Korban KDRT
”Keberadaan shelter ini sangat sejalan dengan upaya Desa Sukawati yang sedang mengembangkan desa wisata. Lingkungan yang bersih, tertib, dan bebas dari permasalahan hewan terlantar menjadi bagian penting dalam menciptakan kenyamanan bagi masyarakat maupun wisatawan,” tutup dia.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/gnr
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5987 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4674 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2651 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2310 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2233 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan