Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 31 Oktober 2026
Dibawah Umur, Tersangka Didampingi Bapas
BERITABALI.COM, BULELENG.
Jajaran Polsektif Sukasada dala mmenyikapi kasus pembunuhan terhadap Surahman (18) yang dilakukan Munajat (16) di Desa Pegayaman Kecamatan Sukasada, Senin (14/4) terpaksa mendatangkan Bapas Denpasar untuk mendampingi pelaku yang masih dibawa umur.
“Itu karena pelaku dibawah umur, sehingga dalam pemeriksaan penyidikannya harus didampingi pegawai Bapas, itu dalam undang-undangnya demikian, sebagaimana KUHAP dan undang-undang perlindungan anak dan perempuan itu wajib didampingi oleh Bapas,” ungkap Perwira Humas Polres Buleleng, Kompol. I Made Sudirsa. Dalam pendampingan terhadap pelaku pembunuhan di Desa Pegayaman tersebut, Bapas hanya melakukan pengawasan pada proses penyidikan. ”Ya ini untuk memberikan kenyamanan agar tidak ada ketakutan terhadap pelaku ini,” ujar Sudirsa.
Selain memberikan pendampingan, Bapas Denpasar juga melakukan wawancara tersendiri dengan pelaku Munajat, hal itu dilakukan Bapas untuk memberikan upaya bimbingan kepada pelaku, termasuk melindungi pelaku agar tidak berbuat yang diluar batas kewajaran saat ditahan polisi. Sementara, dari perbuatannya menghilangkan nyawa seseorang, polisi menjerat Munajat dengan pasal 352 KUHP Junto Pasal 388 KUHP dengan ancaman tujuh tahun penjara, namun karena masih dibawah umur, polisi masih melakukan koordinasi dengan Bapas Denpasar.
Reporter: bbn/sin
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 6011 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4692 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2664 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2342 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2241 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan