Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 31 Oktober 2026
Dituduh Dukun Santet, Istri Pasutri Lansia yang Ditikam Massa Akhirnya Meninggal
BERITABALI.COM, NTB.
Nenek Pokah alias Ina Haja (60 tahun) korban penganiayaan yang dituduh dukun santet di Desa Kawuwu Kecamatan Langgudu Kabupaten Bima akhirnya menghembuskan nafas terakhir, Rabu (10/2) saat dirawat intensif di RSUD Bima.
Ia mengalami luka tikam serius di bagian punggung dan pergelangan tangan kanan nyaris putus. Sementara suaminya, A Latif Ama Haja (65 tahun) masih mendapat perawatan intensif karena juga mengalami luka-luka pada saat peristiwa kelam, Rabu dini hari tersebut.
Kapolsek Langgudu, Ipda Kudrat menjelaskaan, Pokah alias Ina Haja bersama suaminya A Latif Ama Haja menjadi korban penganiayaan oleh massa yang menuduhnya sebagai dukun santet, Rabu (10/2) dini hari.
Sebelumnya, pasutri ini babak belur dihajar massa hingga keduanya dibacok dan mengalami luka serius. Tidak sampai di situ rumah mereka dibakar massa.
Keduanya bisa diselamatkan dan dibawa ke RSUD Bima untuk mendapat perawatan intensif. Akibat menderita luka yang cukup serius.
Menurut Kapolsek Langgudu, kedua korban saat itu tengah tertidur pulas dengan anaknya. Kemudian, datang orang banyak yang tidak dikenal, melempar dan membakar rumah korban.
Reporter: bbn/lom
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 6018 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4692 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2664 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2348 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2243 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan