Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 30 Oktober 2026
Dokter Tetap Anjurkan Vaksin Mpox Meski Sudah Dapat Vaksin Cacar
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Vaksin cacar monyet atau Mpox telah mulai digunakan di Indonesia.
Vaksin Mpox yang digunakan di Indonesia adalah jenis Modified Vaccinia Ankara-Bavarian Nordic (MVA-BN). Vaksin ini merupakan generasi ketiga yang bersifat non-replicating dari vaksin turunan cacar (Smallpox).
Lantas, apakah orang yang pernah disuntik vaksin cacar biasa tetap harus melakukan vaksinasi cacar monyet atau Mpox?
Dokter kulit dan estetik di Klinik Dermalogia Arini Astasari mengatakan, vaksin cacar biasa atau Smallpox memang menawarkan perlindungan parsial terhadap virus cacar monyet. Namun, dia tetap menyarankan agar masyarakat tetap melakukan vaksinasi cacar monyet yang saat ini tengah digalakkan.
"Perlu diperhatikan bahwa vaksinasi cacar monyet tetap dianjurkan, terutama bagi mereka yang berisiko tinggi," kata Arini saat dihubungi CNNIndonesia.com, Sabtu (15/9).
Orang-orang yang berisiko tinggi, misalnya, petugas kesehatan atau individu yang berisiko memiliki kontak langsung dengan penderita cacar monyet.
Selain itu, mereka yang aktif bepergian ke luar negeri, terutama wilayah penularan risiko tinggi, juga dianjurkan melakukan vaksinasi.
Lagi pula, lanjut Arini, vaksin yang dirancang khusus untuk cacar monyet ini memberikan perlindungan yang lebih spesifik. Vaksin ini bisa memberikan perlindungan lebih optimal daripada vaksin cacar biasa atau Smallpox.
"Jadi, memang dianjurkan sekali ya untuk melakukan vaksinasi kembali," kata dia.
Perlindungan parsial yang diberikan vaksin cacar, menurut Arini, terjadi karena kedua virus (Mpox dan Smallpox) berasal dari genus Orthopoxvirus.
Studi oleh Akter et al pada 2023 lalu menunjukkan bahwa vaksin cacar biasa memiliki efektivitas sekitar 80,7 persen dalam mencegah cacar monyet.
"Tapi tetap dianjurkan melakukan vaksinasi cacar monyet untuk mendapatkan perlindungan dua kali lipat," kata dia. (sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5988 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4674 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2652 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2311 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2233 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan