Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 28 Juli 2026
DPC PDIP Gianyar Pilih Netral
BERITABALI.COM, GIANYAR.
Menjelang Rakerdasus (Rapat Kerja Daerah Khusus) PDIP di Hotel Nikki, Denpasar, Sabtu (15/9) DPC PDIP Gianyar memutuskan untuk netral tidak mendukung salah satu kandidat calon gubernur.
Saat ini sudah terdaftar 7 kandidat cagub yang akan bertarung di Rakerdasus. 7 kandidat tersebut berasal dari kader adalah Ketua DPD PDIP Bali Cok Ratmadi,
Wakil Ketua DPD PDIP Bali Adi Wiryatama, dan Ketua DPC PDIP Jembrana Gde Winasa. Sedangkan dari calon independen adalah I Wayan Sudirta, anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI asal Bali, Wayan Wita mantan Rektor Unud Denpasar, SN Suwisma Dirut TPI, dan Komjen Made Mangku Pastika, Kalakhar BNN.
Sikap netral PDIP Gianyar ini diungkapkan oleh Sekretaris DPC PDIP Gianyar, Pande Purwata seusai rapat internal guna membahas masalah Cagub dan Cawagub di Sekretariat PDIP, Buruan, Jumat (14/9).
Pada prinsipnya kita di jajaran DPC Gianyar yang memiliki suara 92 bersikap netral, tak akan memihak si A dan si B dalam Rakerdasus nanti, " katanya.
Lebih jauh, selama ini, pihaknya juga menyerahkan sepenuhnya kepada DPP PDIP untuk melakukan penilaian serta pertimbangan terhadap calon-calon yang muncul di PDIP. " Kita serahkan sepenuhnya kepada DPP untuk menggodok lagi," katanya.
Reporter: bbn/ctg
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3878 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2426 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2011 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1934 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1793 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun