Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 15 September 2026
DPRD Tabanan Akan Keluarkan Kajian Aset Bidik 15 Item
BERITABALI.COM, TABANAN.
DPRD Tabanan akan segera mengeluarkan kajian aset Pemerintah Kabupaten Tabanan untuk peningkatan pendapatan daerah.
Nantinya akan dilakukan kajian sekitar 15 item aset bersama organisasi perangkat daerah pada rapat yang direncanakan pada Selasa, (4/5).
Ketua Pansus VI DPRD Tabanan, I Nyoman Arnawa sesusai rapat pada Senin, (3/4) mengatakan, pembahasan tentang aset dilakukan selama lebih dari enam bulan.
Ini terkait karena adanya kegiatan pemilihan kepala daerah (Pilkada). Meski demikian dewan Tabanan khususnya pansus VI dalam waktu dekat sudah merampungkan (memfinalkan) rekomendasi terkait pendataan dan pengelolaan aset daerah agar bisa segera diimplementasikan oleh eksekutif.
“Hari Senin rapat terakhir internal yang akan dilanjutkan dengan rapat bersama OPD terkait untuk menghasilkan rekomendasi yang nantinya diserahkan pada eksekutif. Jadi rekomendasi belum ketok palu masih sebatas kajian kajian yang dibahas, akan ada rapat lagi untuk finalisasi,” terangnya.
Arnawa yang juga Ketua Fraksi PDI Perjuangan Tabanan ini, masih banyak disinyalir ada aset milik pemerintah daerah yang terbengkalai dan belum tersertifikat yang dikhawatirkan ke depan akan menjadi sebuah perkara. Satu contoh aset milik daearah yang akhirnya menjadi perkara, kata Arnawa yakni di kawasan Pantai Nyanyi, Kecamatan Kediri.
“Jadi harus jelas keberadaan dan kebenaran aset ini jangan hanya katanya-katanya saja, dan harus betul betul tepat karena ini milik rakyat. Masak aset Pemda tidak ada sertifikat, jangan sampai di Tabanan ada tanah milik Pemda terbengkalai dan akhirnya hilang, dan menjadi sebuah perkara dikemudian hari, contoh seperti di kawasan pantai Nyanyi dulu,” tegasnya.
Tak hanya aset daerah, persoalan lainnya yang dibahas adalah tentang PAD.
“Terkait pendapatan, kami menekankan dan berharap agar eksekutif segera melakukan langkah-langkah dengan sistem, mana yang harus pakai teknologi dan mana yang harus dibiayai. Aset daerah yang dibiayai untuk meningkatkan PAD, dioptimalisasi oleh ekskutif, karena PAD salah satu andalan untuk bisa membangun daerah,” ujarnya.
Sebelumnya Pansus VI DPRD Tabanan telah melakukan kerjanya dengan membentuk dua kelompok kerja atau Pokja. Pokja pendapatan aset dipimpin I Gusti Nyoman Omardani dan Pokja pemanfaatan aset komandoi I Putu Eka Putra Nurcahyadi.
Kedua Pokja Pansus ini telah turun terutama Pokja pendataan aset dengan mengecek secara langsung aset-aset milik Pemkab Tabanan yang belum terdata dengan baik atau belum dimanfatkan dengan optimal.
Reporter: bbn/adv
Berita Terpopuler
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5331 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3441 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2249 Kali
De Gadjah Dorong Pariwisata Toleransi sebagai Kekuatan Bali
Dibaca: 1033 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan