Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 31 Oktober 2026
DPRD Tabanan Juga Tolak Proyek Geothermal
Beritabali.com, Tabanan
BERITABALI.COM, TABANAN.
Dibukanya kembali wacana mengenai megaproyek Geothermal Bedugul, mendapatkan perlawanan keras dari kalangan anggota DPRD Kabupaten Tabanan. Mereka menyatakan menolak mentah-mentah proyek pengeboran kawasan pegunungan Bedugul itu.
Penolakan terhadap Geothermal diutarakan salah satu anggota DPRD Tabanan I Ketut Loka Antara, Jumat (8/10 .
Menurut politisi Golkar asal Desa Bantas, Kecamatan Selemadeg Timur ini, karena proyek tersebut berada di wilayah Tabanan, yang pertama merasakan efek negative apabila proyek tersebut direalisasikan adalah masyarakat Tabanan.
Sejak dari awal saya katakan menolak keras proyek tersebut, jelasnya.
Kekhawatirannya terhadap proyek pengeboran perut bumi itu sangat besar. Mengingat pengeboran yang tejadi di Sidoarjo Jawa Timur kini menelantarkan ribuan masyarakat.
Sebelum semuanya terjadi, maka urungkan niat untuk melanjutkan proyek Geothermal, jelasnya.
Anggota DPRD dari Fraksi Demokrat, I Putu Oka Mahendra juga menyatakan penolakan. Ia lebih melihat Bali sebagai pulau kecil yang tidak cocok dibangun kawasan industri pengeboran Geothermal.
Lingkungan yang tidak mendukung kalau proyek Geothermal dibangun di Bali, jelas Politisi Demokrat asal Desa Pejaten ini.
Ditegaskannya, satu satunya industri yang sangat layak dikembangkan adalah industri pariwisata. Karena Bali memiliki budaya dan adat yang kuat yang menjadi daya tarik wisatawan anan be.
Jangalah Bali dirusak dengan pembangunan mega proyek seperti Geothermal. Kalau ingin membuat Geothermal, carilah tempat di luar Pulau Bali yang memiliki potensi untuk itu, jelasnya.
Indikasi semakin berkurangnya resapan air di wilayah hulu (kawasan hutan) Tabanan berkurang sangat jelas. Hal ini terlihat ketika hujan mengguyur Tabanan, sejumlah air sungai meluap diatas rata-rata.
Kalau Geothermal diloloskan, daerah resapan air akan semakin berkurang. Tak pelak banjir saat hujan deras pun tidak dapat dihindari akan menggenangi wilayah Tabanan. (nod)
Reporter: bbn/sin
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 6018 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4692 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2664 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2348 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2243 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan