Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Sabtu, 12 September 2026
Dua Saudara Saling Bacok, Satu Tewas
Denpasar
Senin, 7 Juli 2008,
23:51 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Pesta Kesenian Bali (PKB) ke XXX, Senin (7/7) digenangi darah segar. Seorang pemuda tewas mengalami luka bacok dan seorang lagi sekarat dan kini dirawat di RSU Sanglah. Diduga, kedua pemuda itu saling bacok di areal stand Pameran Dagang, karena lahan parkir.
Informasi menyebutkan, kejadian diketahui sekitar pukul 20.00 Wita. Persis di depan stand Pameran Dagang, Jalan Kecubung, Banjar Lebah, atau tepatnya areal parkiran Institut Seni Indonesia (ISI).
Adalah I Ketut Arya (48), berdomisili di Jalan Kecubung 55, Banjar Lebah, Denpasar. Dia tewas dengan luka robek di dada, usai bacok-bacokan dengan saudaranya, Yan De Broto (37).
Akibat kejadian itu, Yan De sekarat dan kini dirawat di RSUP Sanglah. Kondisinya juga memprihatinkan, dadanya berlobang akibat tusukan benda tajam.
Penyebab perkelahian dua bersaudara itu masih belum jelas. Sejumlah saksi mata di lokasi kejadian enggan menjelaskan kronologis kejadian. Tapi dari penjajakan di lokasi kejadian, diinformasikan penyebab perkelahian karena lahan parkir.
Versi di lapangan menyebutkan, bermula ketika Arya datang ke lokasi dalam keadaan mabuk. Dia langsung mengamuk dan mengomel-ngomel.
Sadar saudaranya mabuk, Yan De yang saat itu menjaga parkir, mendatangi Arya. Maksud Yan De, untuk menghardik saudaranya agar tidak ribut di lokasi, karena malu didengar orang lain.
Diduga, akibat hardikan Yan De, Arya marah. Dalam kondisi masih berdiri, Arya gelap mata. Dia langsung mengeluarkan pisaunya dan menghujamkan ke dada Yan De, yang langsung mengerang kesakitan.
Saksi mata menyebutkan, setelah ditusuk, Yan De balik menyerang. Meski dadanya robek dan berdarah, dia tetap bersikeras mengejar Arya dengan senjata tajam di tangannya.
Tak pelak, Yan De menghujamkan senjata tajam ke dada Arya dan Arya langsung terkapar. Usai menusuk saudaranya, Yan De langsung terkapar bermandikan darah segar.
Terkaparnya dua pemuda di lokasi sontak membuat warga kaget. Maklum saja, mereka mendapati keduanya berada di lokasi tanpa lampu penerang.
Kini, jasad Arya sudah dibawa ke RS Puri Rahaja, Denpasar. Sementara Yan De dilarikan ke RSUP Sanglah, untuk menjalani operasi, akibat luka robek di dadanya.
Dalam perkembangan terbaru, saling bacok antara Arya dan Yan De, adalah yang kedua kalinya. Motif saling bacok yang pertama, akibat persoalan mabuk.
Ketika itu, Arya mabuk dan mengamuk. Akan tetapi, berhasil dilerai oleh Yan De. Ironisnya, keduanya malah bertengkar hebat dan berujung pembacokan. Kasus ini tidak berbuntut pelaporan ke kantor polisi, karena keduanya didamaikan keluarga.
Dihubungi terpisah, Kapolsek Dentim. AKP I Gede Ariantha, mengatakan, pihaknya masih menyelidiki asal muasal perkelahian. Kepolisian, belum bisa membeberkan hasil penyelidikan, dengan alasan masih diselidiki.
“Kita masih menunggu korban yang hidup untuk dimintai keterangan. Apa motif yang sebenarnya,†jelas Kapolsek. (Spy)
Informasi menyebutkan, kejadian diketahui sekitar pukul 20.00 Wita. Persis di depan stand Pameran Dagang, Jalan Kecubung, Banjar Lebah, atau tepatnya areal parkiran Institut Seni Indonesia (ISI).
Adalah I Ketut Arya (48), berdomisili di Jalan Kecubung 55, Banjar Lebah, Denpasar. Dia tewas dengan luka robek di dada, usai bacok-bacokan dengan saudaranya, Yan De Broto (37).
Akibat kejadian itu, Yan De sekarat dan kini dirawat di RSUP Sanglah. Kondisinya juga memprihatinkan, dadanya berlobang akibat tusukan benda tajam.
Penyebab perkelahian dua bersaudara itu masih belum jelas. Sejumlah saksi mata di lokasi kejadian enggan menjelaskan kronologis kejadian. Tapi dari penjajakan di lokasi kejadian, diinformasikan penyebab perkelahian karena lahan parkir.
Versi di lapangan menyebutkan, bermula ketika Arya datang ke lokasi dalam keadaan mabuk. Dia langsung mengamuk dan mengomel-ngomel.
Sadar saudaranya mabuk, Yan De yang saat itu menjaga parkir, mendatangi Arya. Maksud Yan De, untuk menghardik saudaranya agar tidak ribut di lokasi, karena malu didengar orang lain.
Diduga, akibat hardikan Yan De, Arya marah. Dalam kondisi masih berdiri, Arya gelap mata. Dia langsung mengeluarkan pisaunya dan menghujamkan ke dada Yan De, yang langsung mengerang kesakitan.
Saksi mata menyebutkan, setelah ditusuk, Yan De balik menyerang. Meski dadanya robek dan berdarah, dia tetap bersikeras mengejar Arya dengan senjata tajam di tangannya.
Tak pelak, Yan De menghujamkan senjata tajam ke dada Arya dan Arya langsung terkapar. Usai menusuk saudaranya, Yan De langsung terkapar bermandikan darah segar.
Terkaparnya dua pemuda di lokasi sontak membuat warga kaget. Maklum saja, mereka mendapati keduanya berada di lokasi tanpa lampu penerang.
Kini, jasad Arya sudah dibawa ke RS Puri Rahaja, Denpasar. Sementara Yan De dilarikan ke RSUP Sanglah, untuk menjalani operasi, akibat luka robek di dadanya.
Dalam perkembangan terbaru, saling bacok antara Arya dan Yan De, adalah yang kedua kalinya. Motif saling bacok yang pertama, akibat persoalan mabuk.
Ketika itu, Arya mabuk dan mengamuk. Akan tetapi, berhasil dilerai oleh Yan De. Ironisnya, keduanya malah bertengkar hebat dan berujung pembacokan. Kasus ini tidak berbuntut pelaporan ke kantor polisi, karena keduanya didamaikan keluarga.
Dihubungi terpisah, Kapolsek Dentim. AKP I Gede Ariantha, mengatakan, pihaknya masih menyelidiki asal muasal perkelahian. Kepolisian, belum bisa membeberkan hasil penyelidikan, dengan alasan masih diselidiki.
“Kita masih menunggu korban yang hidup untuk dimintai keterangan. Apa motif yang sebenarnya,†jelas Kapolsek. (Spy)
Berita Denpasar Terbaru
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3317 Kali
02
03
04
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 786 Kali
05
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 726 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Jumat, 11 September 2026
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Selasa, 1 September 2026
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Sabtu, 18 Juli 2026
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Selasa, 16 Juni 2026
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Senin, 25 Mei 2026