Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 13 Agustus 2026
Empat Posisi Seks Ini Paling Berbahaya Buat Wanita
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Infeksi saluran kemih (ISK) bisa jadi mimpi buruk wanita usai sesi ranjang yang panas. Ternyata ada beberapa posisi seks yang paling berbahaya sebab memicu risiko ISK makin tinggi.
Wanita lebih berisiko mengalami ISK dibanding pria. Lubang saluran kencing dan vagina yang berdekatan memungkinkan bakteri dari vagina masuk ke saluran kencing. Risiko ISK pun semakin besar didukung posisi seks favorit.
"Aturan umumnya adalah bahwa posisi dengan gesekan yang lebih besar antara tubuh sama dengan dengan peluang ISK lebih tinggi," kata sexpert Ruby Rare.
Adapun posisi seks yang paling berbahaya buat wanita sebab tinggi risiko ISK adalah sebagai berikut.
1. Misionaris
Posisi seks misionaris disebut salah satu yang paling berisiko memicu ISK. Misionaris memungkinkan saluran kencing bertemu dengan penis dan timbul gesekan. Bakteri dari alat kelamin pun masuk ke saluran kencing, kemih atau ginjal sehingga timbul infeksi.
Padahal, seperti dilansir dari Independent, posisi seks misionaris jadi posisi yang efektif memicu orgasme pada wanita. Namun Anda bisa meminimalisir dengan menempatkan kedua kaki di pundak pasangan.
2. Cowgirl
Seperti halnya misionaris, posisi seks cowgirl juga memungkinkan perpindahan bakteri dari alat kelamin ke saluran kencing wanita.
Posisi cowgirl atau woman on top adalah saat wanita berada di atas pria. Gesekan dalam posisi ini sangat hebat sehingga bakteri bisa menyebar dengan mudah.
3. Fingering
Apa ISK selalu dipicu penetrasi penis ke vagina? Jawabannya tidak. Fingering atau stimulasi dengan jari juga bisa memicu ISK. Bahkan seperti dilansir dari Medical News Today, fingering juga bisa memicu penyakit menular seksual (PMS) termasuk herpes, sifilis, klamidia dan gonore.
"Sebelum semakin 'panas' dan 'berat', ingat untuk selalu mencuci tangan untuk mengurangi risiko," kata Ruby.
4. Seks anal
Bicara soal penyebaran bakteri, sebaiknya jangan lupakan seks anal. Anus atau anal adalah tempatnya jutaan bakteri. Bayangkan saja bakteri-bakteri ini berpindah ke penis lalu bisa masuk saluran kencing ketika penetrasi berpindah ke vagina.
Di balik sensasi 'unik' seks anal, memang ada risiko-risiko yang harus diperhatikan.
Selain risiko ISK, seks anal bisa memicu kerusakan sfingter (semacam klep alami pada anus), mengganggu buang air besar, kerusakan saraf di area anus sampai kanker kolon (kanker usus besar).(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4505 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2316 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 1956 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1590 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1033 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun