Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Sabtu, 31 Oktober 2026
FBI Menangkap Penyebar Virus WannaCry
Minggu, 6 Agustus 2017,
11:00 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DUNIA.
Beritabali.com, San Francisco. Marcus Hutchins pembasmi virus komputer 'WannaCry' yang menyerang komputer berbagai negara, ditangkap petugas Biro Investigasi Federal AS.
NPR.org mengabarkan Kamis (2/8/2017), Marcus Hutchins, ditangkap saat menghadiri konperensi pengamanan siber The Black Hat and DefCon di Las Vegas. Lelaki asal Inggris berusia 23 tahun tersebut, menurut Departemen Kehakiman AS, dituduh menyebarkan program malware Kronos, yang diciptakan untuk mencuri log-in dan data keuangan bank-bank sejumlah negara.
[pilihan-redaksi]
Nama Marcus Hutchins mencuat bulan Mei lalu, setelah berhasil melumpuhkan virus komputer 'WannaCry' yang tersebar ke-150 negara sekitar bulan Juli 2014 hingga Juli 2015. Virus WannaCry merangsek komputer dan menguncinya dan meminta tebusan pemiliknya bila hendak terlepas dari serangan tersebut. Salah satu korbannya adalah Badan Pelayanan Kesehatan, sehingga banyak rumah sakit terhenti kegiatannya, termasuk ruang operasi yang tak mampu melakukan pembedahan. Berkat tangan dingin Marcus Hutchins, serangan WannaCry dapat dilumpuhkan.
Banyak periset komputer dan ahli komputer terkejut dengan penangkapan Marcus Hutchins, yang dituduh tiga dakwaan berat. Di antaranya melakukan pemalsuan data komputer, menyebarkan alat pendeteksi komunikasi dan mengakses komputer tanpa izin. Andrew Mabbit, pendiri perusahaan pengamanan komputer Fidus Information Security membantu mencarikan pengacara bagi Marcus. "Saya tidak percaya dengan tuduhan itu. Dia menghabiskan karirnya menghentikan serangan. Bukan menciptakan virus," tulis Andrew Mabbit di akun Twitternya.
Sedangkan Kevin Beaumont, periset komputer lainnya, menyatakan Departemen Kehakiman AS melakukan kesalahan besar. "Bisnis Hutchins adalah menyusup ke dalam virus seperti Kronos itu, memantaunya dan menjual datanya kepada pihak berwajib," katanya. [bbn/idc]
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 6022 Kali
02
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4692 Kali
03
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2664 Kali
04
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2351 Kali
05
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2244 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Kamis, 8 Oktober 2026
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Sabtu, 3 Oktober 2026
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026