Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 12 Agustus 2026
Gede Mei Jatuh ke dalam Selokan, Terseret Puluhan Meter hingga Luka Serius
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Seorang siswa SMP Negeri 2 Amlapura dilarikan ke UGD RSUD Karangasem setelah jatuh dan sempat hanyut terbawa aliran air di dalam selokan yang ada di pinggir jalan raya Pesagi, Karangasem pada Kamis (31/10/2024) pagi.
Informasi yang dihimpun, siswa SMP Negeri 2 Amlapura tersebut bernama I Gede Mei Aditya. Siswa kelas 9 tersebut diduga jatuh saat memarkir sepeda motornya dipinggir jalan raya pesagi dengan posisi dekat pada bibir selokan.
Setelah jatuh, Gede Mei Aditya sempat terseret aliran air dan masuk ke dalam gorong - gorong selokan hingga puluhan meter jauhnya. Warga di sekitar lokasi lagsung berusaha memberikan pertolongan sampai akhirnya, Gede Mei ditemukan sekitar 75 meter dari lokasi terjatuh.
"Korban ditemukan sekitar 75 meter dari lokasi kejadian (TKP) dan langsung dilarikan ke RSUD Karangasem," kata Kasi Humas Polres Karangasem, Iptu. I Gede Sukadana.
Akibat kejadian tersebut, Gede Aditya mengalami sejumlah luka lebam di beberapa bagian tubuh dan wajahnya akibat terbentur dinding beton selokan. Kondisi Gede Aditya cukup serius, hingga pihak RSUD Karangasem merujuk korban ke RS Prof IGNG Ngoerah di Denpasar untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/krs
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4501 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2308 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 1921 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1583 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1031 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun