Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 13 Agustus 2026
Gempa Magnitudo 5,8 di Bima NTB Terasa Hingga Makassar
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Gempa bumi 5,8 magnitudo yang terjadi di Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB) sekitar pukul 15.04 WIB dengan kedalaman 29 km barat laut, dirasakan hingga ke Kota Makassar, Sulawesi Selatan.
Baca juga:
Gempa Magnitudo 5,7 Guncang Jember
Gempa bumi magnitudo 5,8 mengguncang wilayah Bima, Nusa Tenggara Barat Minggu (2/40 sore. Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mencatat gempa Bima juga dirasakan di Dompu, Sumbawa Besar, Sumbawa Barat, Mataram Hingga ke Makassar.
"Dirasakan di Bima III-IV MMI, Makassar, Dompu, Sumbawa Besar, Sumbawa Barat III MMI, Mataram II-III MMI," kutip dari rilis BMKG, Minggu (2/4).
Berdasarkan catatan BMKG gempa Bima berlokasi pada 7.81 Lintang Selatan, 118.73 Bujur Timur. Pusat gempa berada di laut 70 kilimeter Barat Laut Bima.
"Kedalaman gempa 29 kilometer," demikian pernyataan BMKG.
Selain Makassar, getaran gempa tersebut juga dirasakan hingga ke sejumlah kabupaten yang berada di Sulawesi Selatan.
"Labuan Bajo, III Gowa, II-III Mataram, II Takalar, II Pangkep. Namun, gempa ini tidak berpotensi tsunami," tambahnya.
Gempa tersebut sempat membuat kaget sejumlah warga Makassar yang merasakan getaran. Meski getaran gempa yang dirasakan sangat cepat.
"Iya ada terasa getaran. Saya tadi di lantai dua, tapi tidak terlalu lama hanya sebentar saja getarannya," kata salah satu warga, Rusdi.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4502 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2314 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 1942 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1588 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1031 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun