Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 7 November 2026
Gempa Turki dan Suriah: Korban Tewas Capai 4.372 Orang
BERITABALI.COM, DUNIA.
Korban tewas akibat gempa dahsyat dengan magnitudo 7,8 yang mengguncang Turki dan Suriah terus bertambah. Hingga Selasa (7/2/2023), korban tewas yang telah dikonfirmasi setidaknya mencapai 4.372.
Kepala Layanan Bencana Turki Yunus Sezer mengungkapkan korban jiwa di Turki naik menjadi 2.921 orang. Adapun, sebanyak 15.834 orang lainnya mengalami luka-luka.
Sementara itu, di Suriah, para pejabat setempat melaporkan 1.451 kematian dan 3.531 lainnya luka-luka. Adapun, Badan Kesehatan Dunia (WHO) memperkirakan korban akan terus bertambah hingga di atas 20.000 jiwa.
Perlu diketahui, pusat gempa berada sekitar 26 km sebelah timur kota Nurdagi di Turki pada kedalaman sekitar 18 km di Patahan Anatolia Timur. Gempa menyebar ke arah timur laut, membawa kehancuran ke Turki tengah dan Suriah.
Selama abad ke-20, Patahan Anatolia Timur menghasilkan sedikit aktivitas seismik besar. "Jika kita hanya melihat gempa (besar) yang direkam oleh seismometer, itu akan terlihat kurang lebih kosong," kata Roger Musson, rekan peneliti kehormatan di British Geological Survey, dikutip Reuters.
Hanya tiga gempa bumi yang terdaftar di atas 6,0 Skala Richter (SR) sejak 1970 di daerah tersebut, menurut Survei Geologi AS (USGS). Namun, pada 1822, gempa berkekuatan 7,0 melanda wilayah tersebut, menewaskan sekitar 20.000 orang.
Di turki, rata-rata ada kurang dari 20 gempa bermagnitudo lebih dari 7,0 setiap tahun. Hal itu membuat peristiwa baru-baru ini tergolong kejadian luar biasa.(sumber: cnbcindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Luka Batin, Cinta, dan Kebuntuan Hidup
Dibaca: 644 Kali
Kronologi Pria Ditemukan Tewas Tergantung Pohon di Legian
Dibaca: 528 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan