Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Golose Sebut Narkoba Lebih Bahaya dari Covid-19, Ini Alasannya

Jumat, 10 September 2021, 19:45 WITA Follow
Beritabali.com

beritabali/ist/Golose Sebut Narkoba Lebih Bahaya dari Covid-19, Ini Alasannya.

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, BADUNG.

Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) RI, Komjen Pol Dr Petrus Reinhard Golose memberikan atensi khusus untuk Bali. 

Dia berjanji akan melakukan langkah-langkah dalam mengimplementasikan kerja sama dengan Kementerian KPPPA dan bersinergi dengan pemerintah kabupaten/kota. 

"Tujuan utamanya adalah dapat menekan laju keterpaparan anak dan perempuan dari narkoba. Narkoba lebih bahaya dari Covid-19. Sebab Covid-19 masih bisa disembuhkan sementara pecandu narkoba tidak bisa disembuhkan," tegas jenderal yang getol memberantas premanisme dan ormas di Bali ini saat penandatanganan MoU antara BNN RI dengan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KPPA), oleh Menteri KPPPA, I Gusti Ayu Bintang Darmawati. 

Sementara itu, program yang dilakukan Komjen Golose disambut baik oleh Menteri KPPPA Bintang Puspayoga. Dia mengatakan anak-anak sebagai generasi penerus bangsa harus diselamatkan. Menurut Bintang Puspayoga menghadapi anak-anak harus memiliki pola khusus. 

"Kami punya wadah Forum Anak. Tidak hanya ada di tingkat pusat tetapi sampai di tingkat desa. Forum ini ada untuk mempermudah memberikan edukasi karena anak-anak memiliki bahasa tersendiri yang mudah dimengerti oleh kalangan mereka sendiri," tutur Jenderal asal Manado Sulawesi Utara ini. 

Keterangan terpisah, Bupati Badung, I Nyoman Giri Prasta berjanji akan mengimplementasikan kebijakan BNN RI dalam menekan penyalahgunaan narkoba di Bali khususnya di Badung. Bahkan tak hanya lewat kebijakan tetapi Giri Prasta berjanji akan membangun gedung khusus untuk rehabilitasi pecandu narkoba. 

Rencana bangun gedung rehabilitasi itu ungkap bupati Giri Prasta segera terwujud 2022. Pembangunan gedung rehabilitasi itu nanti diharapkan mampu memberi pemahaman kepada masyarakat untuk rehabilitasi. 

"Untuk memberikan dukungan kepada BNN demi anak dan cucu kita maka perlu disiapkan gedung rehabilitasi yang memadai. Astungkara ini bisa kita lakukan tahun 2022," ungkap Giri Prasta.

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/tim



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami