Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 31 Oktober 2026
Guru Honorer Buleleng Minta Kepastian Status
BERITABALI.COM, BULELENG.
Polemik terkait nasib pegawai kontrak atau honorer di lingkungan Pemerintah Kabupaten Buleleng belum juga berakhir, meski seleksi PPPK tahap I dan II telah digelar.
Tidak semua pegawai bisa diangkat menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN), sehingga gelombang aduan pun terus berdatangan ke DPRD Buleleng.
Pada Kamis (3/7), giliran puluhan guru honorer mendatangi kantor DPRD Buleleng. Mereka datang untuk berdiskusi bersama anggota dewan, Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM), serta Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) Buleleng.
Koordinator Aliansi Guru Honorer Buleleng, Ketut Ardika, menyebut ada sekitar 451 guru honorer di Buleleng yang belum bisa mengikuti seleksi PPPK tahap I dan II lantaran masa pengabdiannya di sekolah negeri rata-rata baru satu hingga dua tahun.
"Kami hanya minta kelanjutan status kami kedepannya seperti apa. Tidak masalah kalau paruh waktu, kami malah bersyukur sekali karena sudah ada kejelasan status kami," jelasnya.
Sementara itu, Ketua DPRD Buleleng, Ketut Ngurah Arya, mengatakan bahwa sesuai Surat Edaran Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 185 Tahun 2022, seluruh pegawai honorer di instansi pemerintah resmi dihapus per 2023. Namun kenyataannya, di Buleleng masih banyak tenaga guru berstatus honorer yang tetap mengabdi.
"Tenaga pendidik sudah luar biasa mendedikasikan dirinya, terancam kehilangan pekerjaan sementara Buleleng masih membutuhkan banyak guru. Mudah-mudahan ada kebijakan dari pusat agar memberikan mereka prioritas atau skema yang bagus," terangnya.
Ngurah Arya pun berjanji akan membawa aspirasi para guru honorer ini ke pemerintah pusat melalui konsultasi langsung dengan Menpan RB.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/rat
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 6026 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4697 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2666 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2355 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2245 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan