Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 30 Oktober 2026
Haji Bambang: Jangan Dijadikan Komoditi Politik
Tuban
BERITABALI.COM, BADUNG.
Relawan kemanusiaan bom Bali, Haji Agus Bambang Priyanto berharap pemerintah tidak menjadikan proses eksekusi terhadap para terpidana mati bom Bali sebagai komoditi politik. Hal ini diungkapkan Haji Bambang Priyanto saat jumpa pers di Tuban, Kuta, Senin (1/9).
Menurut Haji Bambang, tarik-ulur proses eksekusi terhadap Amrozy, Muklas dan Imam Samudra menunjukkan bahwa proses eksekusi telah dijadikan komoditi politik. Padahal seharusnya ranah hukum tidak ditarik-tarik ke ranah politik.
Selain itu Haji Bambang menilai pada dasarnya Kejaksaan Agung telah melakukan kebohongan publik. Fakta ini dapat dibuktikan dari beberapa kali penegasan Kejaksaan Agung dalam dialog-dialog di beberapa televisi nasional.
“Kejaksaan Agung mencla-mencle, melakukan kebohongan publik pada masyarakat, coba lihat dalam sebuah dialog. Itu Kapuspenkum kejaksaan Agung tegas menyatakan sebelum memasuki Ramadhan, umat Islam memasuki puasa, kami akan mengeksekusi tanggalnya dirahasiakan, nah sekarang tiba-tiba mundur,†jelas Haji Agus Bambang Priyanto.
Haji Bambang berharap jika Kejaksaan Agung serius melakukan eksekusi maka Kejaksaan Agung harus memberikan penjelasan alasan pengunduran eksekusi. Bukan malah tidak memberikan alasan apapun dan terkesan sengaja membuat masyarakat semakin tidak mengerti. (mlt)
Reporter: KPU Bali
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 6006 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4692 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2663 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2329 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2241 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan