Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 12 September 2026
Hamili Siswi, Guru Fisika Jadi Tersangka
BERITABALI.COM, TABANAN.
I Nyoman Tunas Spd (49), seorang guru Fisika SMPN 4 Mengwi ditetapkan sebagai tersangka setelah menghamili anak didiknya Ni K SD (16), Rabu (29/4). Tersangka Tunas mengaku telah enam kali menggagahi korban hingga hamil tua.
Hal itu disampaikan oleh Kasatreskrim AKP Leo Martin Pasaribu seijin Kapolres Tabanan AKBP Ahmad Subarkah, Rabu (29/4).Tersangka. kata Leo mengakui telah melakukan adegan layaknya suami istri dengan korban sebanyak enam kali.
“Pertama di areal parkir obyek wisata Tanah Lot, dan sisanyadihabiskan di sebuah penginapan di Luwus,” beber Leo.
Masih menurut Leo, tersangka mengaku kalau perbuatanya itu didasari suka sama suka dengan korban tanpa unsur paksaan.
“Pengakuan tersangka itu masih perlu kita kembangkan, namun keterangan korban mengatakan kalau dia telah dirayu kemudian dipaksa oleh tersangka. Kalau tidak menuruti permintaan tersangka, maka nilai pelajaran korban akan diturunkan,” jelas Leo.
Sementara itu, tersangka yang berperawakan sedang, kulit hitam dengan kumis ‘jempe’ (lebat) saat diabadikan oleh wartawan secara sigap menutup wajahnya dengan koran.
Ketika ditanya pun tersangka dia seribu bahasa sambil menutupi wajahnya rapat-rapat.Tersangka Tunas diancam penjara minimal 3 tahun-maksimal 15 tahun karena melanggar UU Perlindungan Anak pasal 82 no 23 tahun 2002.Selain acaman hukuman penjara, tersangka juga didenda Rp 300 Juta sampai Rp 600 Juta.
Reporter: bbn/nod
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3317 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 786 Kali
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 726 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan