Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 26 Oktober 2026
Harga Cabai Turun, Warga Bangli Bernapas Lega
BERITABALI.COM, BANGLI.
Setelah sempat menyentuh angka Rp150 ribu per kilogram, harga cabai di Kabupaten Bangli kini mulai menunjukkan penurunan. Hal ini dipengaruhi oleh mulai masuknya stok cabai dari luar Bali.
Salah satu pedagang di Pasar Kidul Bangli, Ni Kadek Asih, Kamis (10/4/2025), mengatakan bahwa harga cabai sempat melonjak pasca Hari Raya Nyepi karena pasokan dari petani lokal sangat minim.
"Harga cabai tertinggi terjadi setelah Nyepi yang mencapai Rp150 ribu. Hal ini dikarenakan stok cabai dari petani langka," ungkapnya.
Namun, setelah berakhirnya Hari Raya Idul Fitri, harga mulai menurun secara bertahap. Dari harga Rp120 ribu, lalu Rp100 ribu, kini berkisar Rp80 ribu hingga Rp60 ribu per kilogram.
Selain cabai, harga bawang merah juga mengalami penurunan dari Rp45 ribu menjadi Rp40 ribu per kilogram. Sementara bawang putih turun dari Rp42 ribu menjadi Rp38 ribu per kilogram. Penurunan harga ini terjadi seiring normalnya pasokan pasca perayaan hari raya.
Salah satu pembeli, I Nyoman Sudarpa, mengatakan bahwa dirinya membeli bumbu dapur untuk dijual kembali di desanya.
"Ketika harganya mahal, kami butuh modal yang lebih besar sementara omzet yang dihasilkan menurun. Kami bersyukur karena harga bumbu dapur sudah mulai turun," ujarnya.
Diharapkan ke depan, berbagai kebutuhan pokok dapat kembali stabil agar tidak membebani pengeluaran masyarakat.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/bgl
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5858 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4605 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2576 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2214 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2198 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan