Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 30 Oktober 2026
Harga Melambung Cabe Malah Membusuk
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Meski harga cabe di pasaran melambung tinggi, tak sepenuhnya para petani cabe merasakan keuntungan. Pasalnya, di tengah melonjaknya harga cabe, khususnya cabe besar yang kini mencapai Rp. 30 ribu per kilonya, justru membuat petani cabe harus menghela nafas, lantaran cabenya banyak yang membusuk.
Pak Win, salah satu petani cabe di Dauhwaru, Jembrana saat ditemui di kebunnya Minggu (18/7) tidak mampu menahan kekesalannya, akibat tanaman cabenya banyak yang mati.
Harapannya meraih untung besar pada musim ini gagal, lantaran cabenya yang sudah siap panen tersebut, terus menerus diguyur hujan.Pak Win menuturkan, akibat diguyur hujan yang cukup deras, satu pohon yang seharusnya mampu menghasilkan satu kilogram lebih cabe, kini hanya mampu memanen setengah kilo saja. Tidak hanya itu, buah cabenya bahkan banyak yang busuk dan tidak mungkin bisa dijual.
“ Bagi petani yang lain mungkin untung, tetapi bagi saya sangat rugi “ ucap Pak Win sambil menghela nafasnya dalam-dalam. Ia pun tidak bisa berbuat banyak akibat gagal panen yang dialaminya.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 6005 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4687 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2663 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2328 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2241 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan