Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 7 November 2026
Hari Ini Fenomena Gerhana Matahari Cincin, Bisakah Diamati di Bali?
BERITABALI.COM, BADUNG.
Hari ini, Kamis (10/6/2021) akan terjadi gerhana matahari cincin dan fase bulan baru. Kedua fenomena ini akan terjadi di beberapa wilayah meliputi belahan bumi bagian Utara, terutama kawasan lingkar kutub.
Fenomena tersebut hanya dapat disaksikan di sejumlah negara yakni di Pulau Ellesmere dan Baffin (Kanada) serta Kawasan Siberia (Rusia) dan tidak teramati dari Bali.
"Tidak teramati dari Bali. Gerhana matahari cincin hanya dapat disaksikan di Pulau Ellesmere dan Baffin di negara Kanada serta Kawasan Siberia di negara Rusia dengan ketampakan maksimal terjadi pada pukul 17.43 WIB atau 18.43 WITA atau 19.43 WIT atau akan berlansung dari 15.12 WIB - 20.11 WIB," papar Kepala Kelompok Kerja Sub Bidang Pengumpulan & Penyebaran Balai Besar Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BBMKG) Wilayah III, Yohanes Agus Setiawan, Kamis (10/6) Tuban, Badung.
Ia menjelaskan fenomena Gerhana Matahari Cincin adalah saat bulan menutupi pusat Matahari. Bulan akan meninggalkan bagian luar Matahari membentuk cincin api
"Ini terjadi karena Bulan berada cukup jauh dan tampak kecil dari Bumi. Dengan begitu membuat satelit alami Bumi menjadi tidak bisa menghalangi seluruh permukaan Matahari," ujarnya.
Dia menambahkan, di tahun ini, peristiwa kedua Gerhana Matahari Cincin akan terjadi pada 4 Desember mendatang. Saat itu akan terlihat di wilayah Amerika Selatan, Pasifik, Atlantik, sebagian Samudera Hindia dan Antartika.
Reporter: bbn/aga
Berita Terpopuler
Luka Batin, Cinta, dan Kebuntuan Hidup
Dibaca: 653 Kali
Kronologi Pria Ditemukan Tewas Tergantung Pohon di Legian
Dibaca: 539 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan