Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 13 Agustus 2026
Hasil Studi Kemenkes, Vaksin Sinovac Efektif Tekan Angka Kematian pada Nakes
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Vaksin Sinovac Biotech COVID-19 terbukti 98 persen efektif mencegah kematian dan 96 persen efektif mencegah rawat inap di antara kelompok tenaga Kesehatan (nakes) yang telah divaksin.
Hal ini terungkap dalam studi Kementrian Kesehatan. Ketua peneliti dan pejabat Kementerian Kesehatan Pandji Dhewantara dalam sebuah penjelasan pada Rabu (12/5), mengatakan temuan itu berdasarkan data dari 120 ribu nakes di Jakarta yang telah menerima vaksin antara Januari dan Maret tahun ini.
Uji coba fase 3 vaksin, yang disebut CoronaVac, telah menghasilkan variasi secara global, tetapi Pandji mengatakan penelitian tersebut menemukan bahwa vaksin itu juga mencegah gejala COVID-19 sebesar 94 persen terhadap kelompok tersebut.
"Kami melihat data dari satgas bahwa kejadian morbiditas dan mortalitas tenaga kesehatan cenderung menurun," kata Juru Bicara Vaksinasi COVID-19 Siti Nadia Tarmizi pada konferensi pers dikutip dari voaindonesia.com.
Secara terpisah, data Ikatan Dokter Indonesia (IDI) menunjukkan jumlah dokter yang meninggal akibat COVID-19 turun signifikan sejak peluncuran vaksin di Indonesia dimulai tahun ini.
Pada Januari, 64 dokter meninggal karena penyakit pernapasan, angka tertinggi sejak dimulainya pandemi, tetapi angka itu berkurang setengahnya pada Februari, dan turun menjadi delapan bulan lalu.
Temuan yang menjanjikan muncul setelah uji coba fase 3 di Tanah Air menunjukkan bahwa vaksin tersebut 65 persen efektif. Percobaan di Turki menunjukkan itu 91,25 persen efektif, sementara peneliti di Brazil mengatakan itu 50,4 persen efektif dalam mencegah infeksi gejala.
Pemerintah berusaha keras untuk memenuhi kesepakatan vaksin untuk memvaksinasi populasinya, tetapi sejauh ini program vaksinasi sebagian besar masih bergantung pada vaksin dari China karena masalah pasokan global.
Kementerian Kesehatan mengatakan hampir sembilan juta orang telah divaksinasi dengan dua dosis sejauh ini, sementara pemerintah menargetkan untuk memvaksinasi 181 juta orang pada Januari 2022.
Indonesia mencatatkan jumlah kasus dan kematian tertinggi akibat Sars-CoV-2 di Asia Tenggara, dengan lebih dari 1,7 juta infeksi yang dikonfirmasi dan 45.090 kematian. Tenaga kesehatan kewalahan karena virus tersebut. Pada 22 April, setidaknya 900 nakes telah meninggal karena COVID-19, menurut Lapor-COVID-19.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4502 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2311 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 1938 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1588 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1031 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun