Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 7 November 2026
Instagram Perketat Konten Sensitif bagi Pengguna di Bawah Umur
BERITABALI.COM, DUNIA.
Instagram bakal memperketat aturan konten sensitif ke pengguna remaja dengan umur di bawah 16 tahun. Aturan ini secara otomatis mengatur opsi konten sensitif menjadi 'Less' untuk remaja yang membuat akun baru di Instagram.
Sementara akun remaja yang sudah ada di Instagram, bakal mendapatkan notifikasi yang mendorong mereka memfilter konten yang ditampilkan algoritma. Baik itu di Search, Explore, Hashtag Pages, Reels, Rekomendasi Feed, hingga akun yang direkomendasikan.
Opsi Sensitive Content Control awalnya diatur ke pilihan 'Standard'. Nah, opsi ini masih bisa membiarkan pengguna untuk melihat beberapa konten yang dianggap sensitif.
Sementara opsi 'Less' membuat Instagram lebih ketat dalam membatasi konten sensitif, sebagaimana dilansir dari The Verge, Jumat (26/8/2022). Ada pula opsi 'More' yang memungkinkan pengguna melihat lebih banyak konten sensitif dari pengaturan bawaan atau default.
Tiga opsi itu disediakan Instagram ke pengguna aplikasi yang berusia di atas 18 tahun. Tapi khusus pengguna remaja, saat ini mereka hanya diberi opsi 'Standard' dan 'Less'.
Baca juga:
Kominfo Blokir Akun Instagram Jouska
Instagram pertama kali memperkenalkan opsi 'Less' pada Juni, yang kemudian debut di Amerika Serikat serta disusul ke negara lain.
Fitur itu dimaksudkan untuk membatasi banyaknya konten sensitif ke pengguna remaja, sekaligus mendorong mereka agar tak banyak menghabiskan waktu dalam menggunakan Instagram.
Sedangkan fitur Sensitive Content Control pertama kali diluncurkan Instagram pada Juli 2021. Hal itu dimaksudkan pengguna agar bisa menyaring konten sensitif dan tak pantas di aplikasi.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Luka Batin, Cinta, dan Kebuntuan Hidup
Dibaca: 650 Kali
Kronologi Pria Ditemukan Tewas Tergantung Pohon di Legian
Dibaca: 536 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan