Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 20 September 2026
Investor Diminta Presentasi Ulang
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Untuk menghindari kontroversi dan konflik berkepanjangan terkait pengelolaan Taman Hutan Rakyat (Tahura) Ngurah Rai, Gubernur Bali Made Mangku Pastika dihimbau agar melakukan presentasi ulang di hadapan legislatif dan eksekutif, tentang tata cara pengelolaan kawasan Tahura Ngurah Rai.
Solusi ini diusulkan Ketua Partai Demokrat Bali Made Mudarta. Hal ini di sampaikan Mudarta terkait penolakan sejumlah pihak serta sikap DPRD Bali terutama dari Fraksi PDIP dan Golkar yang menolak izin pengelolaan Taman Hutan Rakyat (Tahura) Ngurah Rai seluas 102 hektar kepada investor PT Tirta Rahmat Bahari. "Tidak perlu dipersoalkan macam-macam. Kasihan Pak Gubernur karena tekanan ini cukup menjadi beban.
Ada banyak solusi bijak dan jalan tengah yang bisa ditempuh untuk menyelesaikan konflik tersebut," ujar Mudarta, ketika ditemui di Sanur, Minggu (21/10/2012). Ia menyarankan kepada Gubernur Bali Made Mangku Pastika agar mencabut dulu perijinan tersebut. Kemudian undang seluruh investor yang berminat mengelola Tahura Ngurah Rai. "Ini dibuat agar tidak menimbulkan kecurigaan terhadap Gubernur Bali dan jajarannya. Semuanya harus transparan.
Makanya undang lebih dari satu investor agar tidak terjadi pilih kasih disini. Investor mana yang paling cocok dengan aturan pengelolaan Tahura, maka dialah yang mendapat izin dan rekomendasi," sarannya.
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
Sopir Truk di Muncan Karangasem Dibakar Hidup-hidup, Diduga Soal Setoran
Dibaca: 7957 Kali
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5641 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3543 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2389 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan