Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 15 September 2026
Janda Curi Helm Untuk Bayar Uang Sekolah Anak
Beritabali.com, Denpasar
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Mengaku tak punya uang untuk biaya sekolah anak, seorang janda bernama Ni Komang Ernawati (47), nekad mencuri helm di parkiran RSUP Sanglah, Denpasar.
Janda beranak dua ini dipergoki korbannya usai mencuri dua buah helm. Tersangka dipergoki mencuri helm sekitar pukul 21.30 Wita, setelah pemilik helm, Made Tandu (41) menaruh dua buah helmnya di sadel sepeda motor Honda Vario DK 8113 BB.
Baca juga:
Babak Baru Perang Ukraina, Rusia Siapkan
Korban yang berdomisili di Jalan Tukad Balian Gang XXV No 1 B, Denpasar, pergi meninggalkan sepeda motor untuk membesuk keluarganya.
Sekembalinya dari membesuk korban tidak menemukan dua helm di sadel sepeda motor. Di pelataran parkir, korban mendapat informasi kalau helmnya dibawa kabur oleh tersangka.
Tak lama kemudian, korban mengejar dan melihat tersangka menenteng helm miliknya. “Tersangka ditangkap korbannya saat membawa helm curian dan dilaporkan ke Polsek Denbar,’ ucap Kapolsek Denbar AKP Agus Nugroho, Minggu (21/02).
Diperiksa penyidik, tersangka mengaku residivis pencuri helm tahun 2000 lalu dan divonis selama 2 Bulan penjara. “Tersangka sudah beraksi mencuri helm di RSUP Sanglah, Tiara Dewata Ramayana Diponegoro, serta Pasar Badung” tuturnya.
Dalam keterangannya ke penyidik, tersangka Ni Komang Ernawati yang tinggal di Jalan Kebo Iwa, Denpasar, mengaku mencuri helm karena terpaksa. Janda beranak dua anak ini nekad karena ingin memperjuangkan masa depannya. “Anak saya butuh biaya sekolah, saya terpaksa melakukan ini,” ujarnya sambil menitikkan air mata, pada Minggu (21/02). Dikatakannya, selama ini dia belum memiliki pekerjaan tetap, sementara anaknya butuh biaya sekolah dan kehidupan sehari-hari.
“ Anak saya yang satu masih sekolah, yang satu lagi belum bekerja. Saya pasrah masuk penjara pak,” paparnya blak-blakkan. Dia pun mengakui, hasil jualan busung (janur) di pasar belum memadai untuk biaya hidup kedua anaknya.
Untuk satu buah helm dijual seharga Rp 70 ribu dan dijual di kawasan Jalan Indrajaya Denpasar.
Reporter: bbn/ctg
Berita Terpopuler
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5309 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3440 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2242 Kali
De Gadjah Dorong Pariwisata Toleransi sebagai Kekuatan Bali
Dibaca: 981 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan