Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 22 Agustus 2026
Jasad Buruh Bangunan Terseret Arus di Pantai Nyangnyang Ditemukan Terdampar
BERITABALI.COM, BADUNG.
Buruh bangunan asal Demak yang terseret arus di Pantai Nyangnyang akhirnya ditemukan pada Selasa (4/6/2024) dalam kondisi meninggal.
Jenazah Misbahul Munir (22) terlihat di dekat bibir pantai oleh wisatawan asing yang kebetulan berada di sana.
"Memasuki hari ke-3 pada pukul 08.15 kami diinfokan oleh warga bahwa, di Pantai dekat Babel sebelah timur, ada korban terdampar," ujar Koordinator Operasi SAR, Ketut Wirajaya, Selasa (4/6/2024).
Tim SAR gabungan saat itu sedang melakukan pencarian, segera bergeser ke tempat dimana korban ditemukan.
"Setelah terevakuasi, selanjutnya jenazahnya dibawa ke RS Prof Ngoerah dengan menggunakan ambulance," katanya.
Wirajaya menjelaskan kronologis penemuannya, di mana saat itu ada wisatawan asing melihat sesosok tubuh terapung dekat bibir Pantai. Selanjutnya ia segera membawanya ke darat. Lokasi tepatnya berada kurang lebih 500 meter arah timur dari posisi korban terseret arus.
"Saat ditemukan kondisi kulitnya sudah tampak memutih dan tanpa mengenakan pakaian," ucapnya.
Operasi SAR hari ini sudah dilakukan sejak pagi, sebanyak 10 personel Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar memulai pencarian bersama unsur SAR lainnya sekitar pukul 07.00 WITA.
"SRU dibagi menjadi 2, yakni ditempatkan di Pantai Nyangnyang, sementara 5 personel lainnya bergerak dari Pelabuhan Benoa dengan menggunakan RIB 02 Denpasar untuk penyisiran di laut," katanya.
Diberitakan sebelumnya, seorang buruh bangunan tergulung ombak saat berenang bersama kawan-kawannya pada Minggu siang. Menurut kesaksian dari petugas Balawista, korban tidak berenang sendirian, namun ada beberapa orang.
Ketika itu 5 orang berenang terlalu ke tengah, secara tiba-tiba mereka dihantam ombak. Rekan lainnya berhasil selamat, akan tetapi nahas Misbahul terus terseret ke tengah laut dan menghilang.
Selama berlangsungnya operasi SAR turut melibatkan unsur SAR dari Basarnas Bali, Direktorat Polairud Polda Bali, Balawista Kabupaten Badung UPTD Kuta Selatan, Pos Pol Pecatu Graha Polsek Kuta Selatan, Potensi SAR 115, Ambulance Sosial Ummat Masjid Palapa, perangkat Desa Pecatu serta rekan target.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/aga
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4619 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2424 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 2078 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1678 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1120 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun