Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 8 September 2026
Jatah Rp 250 Juta Subsidi Minyak Goreng di Bali
Denpasar
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Jatah Rp 250 juta subsidi minyak goreng untuk rumah tangga miskin (RTM) di Bali terancam hangus. Pasalnya, distributor minyak goreng yang ada di Bali tidak sanggup menalangi terlebih dahulu dana subsidi tersebut.
Sebab, sesuai aturan, dana subsidi itu baru dibayarkan pemerintah Pusat setelah minyak goreng bersubsidi itu laku terjual yang dijual di pasar murah.
Kepala Sub Dinas Perdagangan Dalam Negeri, Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Bali, Bagus Ketut Wijaya mengatakan masa berlakunya subsidi minyak goreng itu mulai dua minggu menjelang dan setelah hari Lebaran, dan paling lambat batas waktu berlakunya adalah akhir bulan ini.
"Jika sampai akhir bulan ini, subsidi tidak termanfaatkan, maka akan hangus," ujar Wijaya di kantornya, saat bertemu wartawan di Denpasar, Senin (19/11).
Dua kabupaten yakni Tabanan dan Buleleng, menurut Wijaya, sudah menyatakan tidak sanggup menggelar pasar murah minyak goreng bersubsidi, karena ketidakmampuan menalangi dana subsidi terlebih dahulu. Selain itu, alasan lainnya adalah bahwa keluarga miskin cenderung masih lebih memilih membeli kebutuhan pokok lainnya seperti beras. Hanya baru ada satu kabupaten yang menyatakan sanggup yakni Jembrana.
Menurut Wijaya, subsidi Rp 250 juta itu untuk 100 ribu liter minyak goreng, dengan perhitungan tiap liter mendapatkan subsidi Rp 2.500. Untuk di Bali, lanjut Wijaya, kabupaten Badung dan Kota Denpasar masing-masing mendapatkan jatah 15.000 liter, sedangkan tujuh kabupaten lainnya masing-masing 10 ribu liter untuk keluarga miskin.
Kendala yang dihadapi dalam penyaluran minyak goreng bersubsidi ini, menurut Wijaya, adalah peruntukannya yang harus benar-benar tepat pada keluarga miskin. "Jika subsidi diterima oleh yang tidak berhak, bisa bermasalah di masa mendatang," ujar Wijaya, sambil menyebutkan dalam pembelian minyak itu dilakukan dengan sistem kupon.
Di Bali sendiri, jumlah rumah tangga miskin (RTM) saat ini mencapai sekitar 146 ribu keluarga.
Reporter: bbn/ctg
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3212 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 713 Kali
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 663 Kali
ABOUT BALI
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman