Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 8 September 2026
Jayasabha Jadi Titik Start Karnaval Pancasila pada 1 Juni 2026
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Rumah Kebangsaan dan Kebhinnekaan Pasraman Satyam Eva Jayate kembali menggelar Karnaval Pancasila 2026 dalam rangka memperingati Hari Lahir Pancasila dan perayaan Bulan Bung Karno di Provinsi Bali.
Kegiatan bernuansa nasionalisme tersebut mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Provinsi Bali, Polda Bali, serta Pemerintah Kota Denpasar dan dijadwalkan berlangsung pada Senin, 1 Juni 2026.
Ketua Umum Rumah Kebangsaan dan Kebhinnekaan Pasraman Satyam Eva Jayate, Ketut Udi Prayudi, didampingi Sekretaris Putu Adi Tama menjelaskan kegiatan ini digelar sebagai upaya membangun kembali memori kolektif masyarakat terhadap pentingnya Pancasila sebagai ideologi bangsa dan dasar Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan menggelorakan kembali semangat dan pemikiran Bung Karno dalam mengabdikan diri kepada rakyat, bangsa, dan negara.
"Acara yang bernuansa nasionalisme ini rencannya akan dilepas secara resmi oleh Gubernur Bali, Bapak Wayan Koster dari depan Jayasabha, Denpasar atau kawasan Catur Muka Kota Denpasar, yang dihadiri oleh Forkompinda Bali serta Bupati/Walikota se-Bali. Peserta karnaval akan berjalan menuju Art Centre, Taman Budaya Provinsi Bali yang bertepatan lokasinya sebagai acara pembukaan Bulan Bung Karno," ujar Ketut Udi Prayudi, Rabu 27 Mei 2026.

Karnaval Pancasila 2026 akan diawali dari depan Jayasabha atau kawasan Catur Muka Denpasar menuju Art Centre Denpasar.
Pelepasan peserta karnaval nantinya akan diramaikan parade marching band, barongsai, okokan, reog Ponorogo, beleganjur, parade Merah Putih, hingga barisan anak-anak sekolah.
"Setiba di Art Center, peserta karnaval akan disambut penari Sekar Jempiring. Selama karnaval berlangsung, masyarakat diseputaran Kota Denpasar akan melihat langsung simbol keagungan Pancasila yaitu burung Garuda Pancasila yang diarak oleh generasi muda Nusantara dan diiringi dengan parade merah putih, kereta kencana marching band, gong beleganjur, anak-anak dengan pakaian nusantara dan diakhiri dengan konvoi sepeda hias," jelas Udi Prayudi.
Panitia berharap Karnaval Pancasila 2026 mampu memperkuat semangat persatuan, kebangsaan, dan toleransi di tengah keberagaman masyarakat Bali dan Indonesia.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/rls
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3212 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 714 Kali
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 663 Kali
ABOUT BALI
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman