Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 8 September 2026
Jelang KTT UNFCC, Bom Meledak di Renon
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Tapi jangan kaget dulu! Peledakan bom di Renon hanyalah simulasi belaka. Tujuannya adalah mempersiapkan pengamanan menjelang UNFCC di BICC Nusa Dua yang dihadiri 189 Kepala Negara.
Hadir dalam simulasi Kabang Binkam Mabes Polri, Komjen Pol. Drs. Iman Hariatna. Dalam keterangannya kepada sejumlah wartawan, simulasi dilakukan secara bertahap dengan mengedepankan kekuatan fungsi dan tugas dimasing-masing satuan.
Dalam skenario simulasi, peristiwa peledakan itu sebelumnya sudah diantisipasi aparat kepolisian Polda Bali. Karena ada laporan, sebuah bom ditemukan di lahan kosong di Jalan Ir. Juanda, persis di timur lapangan Puputan Renon Denpasar.
Satuan Gegana dan Sampata Polda Bali langsung meluncur ke TKP (tempat kejadian perkara) dan segera mengosongkan areal untuk mengantisipasi jatuhnya korban jiwa. Polisi langsung memasang areal dengan police line agar masyarakat yang antusiasme menyaksikan penemuan bom, menjauh. Sementara, tim Jihandak (penjinak bahan peledak), berkostum putih-putih turun ke lokasi mengecek jenis bom yang diletakkan orang tidak bertanggung-jawab.
Informasi yang diterima petugas, kardus berisi bom mengandung zat kimia yang mematikan saraf otak manusia. Untuk itulah, petugas Jihandak sangat bersikap hati-hati mengecek isi kardus. Setelah yakin, bom tidak mengandung zat kimia, petugas langsung meledakkannya sekitar pukul 15.15 Wita.
Masih di lokasi yang sama, saat petugas membersihkan lokasi bom yang diletakkan di lahan kosong, satu jam kemudian, sekitar pukul 16.20 Wita, bom kembali meledak. Ini adalah bom bunuh diri yang dibawa seorang pemuda tak dikenal. Bom berbentuk kardus tersebut dipanggul dibahu, mirip membawa ransel. Kekuatan bom sangat dashyat namun tidak ada korban jiwa.
Polri dan unsur aparat lainnya harus benar-benar mampu memberikan rasa aman dalam sidang KTT nanti. Karena ini merupakan event penting dan menjaga nama baik bangsa Indonesia, ucapnya.
Reporter: bbn/ctg
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3212 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 713 Kali
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 663 Kali
ABOUT BALI
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman