Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 31 Oktober 2026
Jelang Natal, Pasar Murah di Jembrana Digelar di Gereja
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Menjelang Hari Raya Natal dan Tahun Baru 2023, Pemkab Jembrana menggelar pasar murah. Kegiatan digelar sebagai mengantisipasi naiknya harga kebutuhan pokok di pasaran jelang hari raya.
“Menjelang hari Raya apapun kadang-kadang harga di pasar bergerak naik. Kita intervensi sedikit dengan melaksanakan pasar murah ini tujuannya, selain membantu masyarakat mendapatkan harga yang murah, juga bagian untuk menurunkan inflasi yang ada di kabupaten Jembrana,” kata Bupati Jembrana I Nengah Tamba, saat meninjau pelaksanaan pasar murah di areal Gereja Katolik Paroki St.Petrus Negara, Kecamatan Negara, Minggu (18/12/2022).
Di pasar murah ini, masyarakat umum bisa membeli berbagai kebutuhan pokok seperti Beras, Minyak goreng, Telur, Gula Pasir , Cabai serta Bawang merah dan Putih yang harganya lebih murah dibandingkan di pasaran.
Ni Luh Sumbertini salah seorang masyarakat Jembrana mengatakan, dirinya sangat terbantu dengan adanya pasar murah ini.
“Mendekati Hari Raya Natal banyak kebutuhan yang diperlukan, untuk harga disini lumayan selisihnya lebih murah, saya harap ini bisa terus berlanjut,” ujarnya.
Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, Perindustrian dan Perdagangan Jembrana I Komang Agus Adinata mengatakan, pihaknya menyediakan beras 1,5 ton, telur 1.500 butir, minyak goreng 160 liter, gula pasir disiapkan 50 kg, cabai merah kecil disiapkan 5 kg, cabai besar disiapkan 5 kg, bawang merah 14 Kg, bawang putih 20 kg.
“Untuk beras 10.600/kg, telur ayam 1.700/butir, sedangkan untuk minyak goreng 160 liter harga 14.000 sampai 16.500/liter sedangkan harga di pasar 18 sampai 19.000, gula pasir 12.500/kg, cabai merah Kecil 30.000/kg di pasar mencapai Rp45.000, Cabai Besar Rp18.000/kg sedangkan di pasar Rp22.000, bawang merah 24.000/kg di pasar sudah Rp30.000 dan bawang putih 20.000/kg. Sedangkan untuk di pasar sekarang sudah 22.000/kg,” kata Adinata.
Editor: Redaksi
Reporter: Humas Jembrana
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 6037 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4707 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2672 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2363 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2252 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan