Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Jelang Tawur Kesanga, Mapepada Bertujuan Menyucikan Hewan Sarana Upacara
Kamis, 15 Maret 2018,
15:45 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, KLUNGKUNG.
Beritabali.com.Klungkung, Sehari sebelum puncak Tawur Kesanga, diadakan upacara Mapepada dengan tujuan untuk menyucikan semua jenis wawalungan (hewan sarana upacara) yang bakal dipergunakan dalam upacara tawur kasanga serangkaian menjelang pelaksanaan hari Raya Nyepi tahun Caka 1940 yang berpusat di Perempatan Catus Pata Perempatan Agung Kabupaten Klungkung, Kamis (15/3).
[pilihan-redaksi]
Upacara Mapepada adalah rangkaian korban suci berbagai jenis wawalungan, yang diperlukan untuk melengkapi rangkaian upacara tawur. Panitia upacara Tawur Kasanga Kabupaten Klungkung, Dewa Ketut Soma mengatakan upacara ini menggunakan berbagai jenis wawalungan. Semua jenis wawalungan terlebih dahulu disucikan melalui upacara Mapepada. Hewan wawalungan itu yakni meliputi kerbau, kambing hitam dan putih, sapi, anjing bangbungkem, babi hitam, angsa, ayam manca dan ayam panyirang, bebek belang kalung dan putih, penyu dan sarana upakara lainnya.
Upacara Mapepada adalah rangkaian korban suci berbagai jenis wawalungan, yang diperlukan untuk melengkapi rangkaian upacara tawur. Panitia upacara Tawur Kasanga Kabupaten Klungkung, Dewa Ketut Soma mengatakan upacara ini menggunakan berbagai jenis wawalungan. Semua jenis wawalungan terlebih dahulu disucikan melalui upacara Mapepada. Hewan wawalungan itu yakni meliputi kerbau, kambing hitam dan putih, sapi, anjing bangbungkem, babi hitam, angsa, ayam manca dan ayam panyirang, bebek belang kalung dan putih, penyu dan sarana upakara lainnya.
Binatang tersebut disucikan, didoakan dan dituntun murwa daksina berputar 3 kali putaran arah jarum jam mengelilingi Patung Kanda Pat Sari dengan iringan gamelan baleganjur. Semua binatang diantarkan ke para dewa sesuai dengan pengelompokannya. Untuk binatang berkaki dua diantarkan ke Iswara, binatang kaki empat diantarkan ke Brahma, binatang yang merangkak seperti penyu diantarkan kehadapan Mahadewa. Sedangkan untuk ikan dan binatang tanpa kaki diantarkan kepada Dewa Wisnu. Selanjutnya untuk pepohonan seperti pohon pisang dan belimbing diantarkan kepada Dewa Siwa. “Proses purwa daksina ini untuk mengantarkan rohnya kembali. Mengembalikan kepada asal rohnya,” ujarnya.
[pilihan-redaksi2]
Upacara Tawur Kasanga saat ini , pada poros inti (tengah) di sanggra Desa Pekraman Gerombong, Kecamatan Dawan, bagian timur banjar Pande Semarapura, selatan banjar Ayung, barat banjar Pekandelan Kaja, dan di utara banjar Kartini.
Upacara Tawur Kasanga saat ini , pada poros inti (tengah) di sanggra Desa Pekraman Gerombong, Kecamatan Dawan, bagian timur banjar Pande Semarapura, selatan banjar Ayung, barat banjar Pekandelan Kaja, dan di utara banjar Kartini.
Upacara Mepepade dipuput Sulinggih Ida Perande Gde Karang Putra Kemenuh dari Geria Satria dan dihadiri Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretaris Daerah Kabupaten Klungkung Ida Bagus Sudarsana, Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekretaris Daerah Kabupaten Klungkung Ketut Suayadnya, Kepala Dinas Kebudayaan Kepemudaan Dan Olahraga (Budpora) I Nyoman Mudarta, Jajaran OPD Di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Klungkung, dan Masyarakat Kabupaten Klungkung serta Undangan terkait lainnya. (bbn/rlsklk/rob)
Berita Klungkung Terbaru
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5943 Kali
02
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4656 Kali
03
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2629 Kali
04
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2282 Kali
05
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2222 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Kamis, 8 Oktober 2026
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Sabtu, 3 Oktober 2026
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026