Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 25 Oktober 2026
Jembatan Integrated Farming Banyuasri Rp5 Miliar Mulai Dibangun
BERITABALI.COM, BULELENG.
Pembangunan jembatan penghubung menuju kawasan Integrated Farming Banyuasri, Kabupaten Buleleng, mulai dikerjakan. Jembatan yang membentang di atas Sungai Banyumala tersebut memiliki panjang hampir 30 meter dengan nilai pagu anggaran hampir Rp5 miliar.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Tata Ruang dan Perumahan Kawasan Permukiman (PUTR Perkim) Buleleng, Putu Adipta Eka Putra, mengatakan pekerjaan fisik telah dimulai sejak pekan lalu. Hingga saat ini, progres pembangunan baru mencapai sekitar 5 persen.
“Baru mulai. Progresnya baru sekitar 5 persen. Tapi kita yakin akan selesai tepat waktu karena kita sudah punya strategi,” kata Adipta, Minggu (16/7).
Menurut Adipta, pemerintah menargetkan pembangunan jembatan tersebut rampung pada pertengahan Desember 2026. Sejumlah persiapan telah dilakukan, mulai dari penyiapan medan kerja hingga mendatangkan alat berat ke lokasi.
Pembangunan jembatan diawali dengan pembuatan fondasi pada kedua sisi. Setelah fondasi siap, pekerjaan dilanjutkan dengan pemasangan girder dan komponen jembatan lainnya.
Untuk mempercepat proses pengerjaan, Dinas PUTR Perkim menggunakan metode beton pracetak atau precast. Komponen jembatan akan dipersiapkan terlebih dahulu sehingga pemasangan di lokasi dapat dilakukan lebih cepat.
Adipta mengatakan metode tersebut juga menjadi strategi untuk mengantisipasi potensi gangguan cuaca. Sebab, periode Oktober hingga Desember biasanya memasuki musim dengan curah hujan yang lebih tinggi.
“Walaupun waktunya sampai tengah Desember, dengan teknologi precast kita yakin selesai. Kita antisipasi kendala cuaca, terutama Oktober, November, dan Desember yang biasanya hujan,” jelasnya.
Jembatan tersebut nantinya menjadi akses penghubung menuju kawasan Integrated Farming Banyuasri. Infrastruktur ini diharapkan mendukung konektivitas menuju kawasan yang dikembangkan untuk aktivitas pertanian terpadu.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/rat
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5729 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4587 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2545 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2194 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2185 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan