Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 26 Oktober 2026
Jokowi Pilih JK Sebagai Cawapres
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Dibanding Gerindra yang tampaknya masih sedikit mabuk kemenangan dengan naiknya perolehan suara hampir 300 persen, PDIP terlihat lebih trengginas. Partai pemenang Pileg 2014 itu telah menyiapkan calon untuk Pilpres: Jokowi-Jusuf Kalla. Kabar soal terpilihnya duet tersebut diterima dari sumber dalam PDI Perjuangan. Sumber tersebut mengatakan, duet tersebut diputuskan Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Sukarnoputri, dalam pertemuan yang digelar Jumat (11/4/2014) malam.
“Duet itu diputuskan pukul 11, semalam,” kata sumber yang menolak namanya disebutkan, Sabtu (12/4/2014) pagi. Ia bercerita, Jokowi sendiri yang berkeras memilih JK. “Sebelumnya ada nama selain JK, yaitu Hatta Rajasa,” kata sumber.
Dengan berbagai alasan yang dikemukakan Jokowi, akhirnya Megawati menyatakan persetujuan. Selain memutuskan pasangan capres-cawapres, sumber mengatakan, pertemuan itu pun memutuskan terbentuknya ‘koalisi’ menghadapi Pilpres mendatang. “PDIP resmi menerima bergabungnya kekuatan Partai Nasdem dan PKB untuk memperkuat partai,” kata sumber.
Benar-tidaknya kabar tersebut tentu akan dibuktikan pekan mendatang, saat PDIP disebut-sebut akan mengumumkan secara resmi ‘koalisi’ yang mereka bangun. Jika benar, hal itu hanya mempertegas hasil-hasil survei selama ini, yang umumnya mendudukkan pasangan Jokowi-JK sebagai duet paling top untuk Pilpres.
Hasil survey Pusat Data Bersatu (PDB) beberapa waktu lalu, misalnya. Survei PDB itu menyatakan, tingkat elektabilitas pasangan Jokowi-JK mencapai 17,4 persen, atau teratas dibanding pasangan lain yang diajukan ke publik.
Selain PDB, hasil survei Center for Stategic and International Studies (CSIS) Maret 2014 lalu, dari 20 cawapres yang ditunjukkan kepada 1200 responden, Jusuf Kalla terbanyak dipilih (16,3 persen).
Namun, tak kurang juga suara yang menyatakan calon pasangan ideal Jokowi adalah Hatta. Menko Perekonomian itu, disamping berusia lebih muda, juga dinilai memiliki kapasitas mumpuni untuk mendampingi Jokowi karena pengalamannya menjadi menteri lima posisi yang berbeda.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5880 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4617 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2583 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2228 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2206 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan