Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Sabtu, 12 September 2026
Kampus STIKES Diancam Bom
Panjer
Senin, 7 Juli 2008,
20:05 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Kampus STIKES (Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan), di Jalan Tukad Pancoran, Panjer, Denpasar, kembali menjadi sorotan. Senin (7/7), kampus STIKES diancam teror bom. Seorang penelpon gelap mengancam akan meledakkan STIKES dalam waktu 48 jam.
Ancaman via telpon terjadi sekitar pukul 18.15 Wita. Yang menerima telpon terror itu adalah Ketua STIKES, I Ketut Widia.
Dari balik gagang telpon, pelaku berkata : “Hallo, saya kasih waktu saudara 48 jam, akan ada peledakan di kampus ini,†ujar pelaku langsung menutup pembicaraan.
Pasca telepon terror ini, kampus STIKES langsung ricuh. Pihak pengamanan kampus segera bersiaga dan melaporkan kasusnya ke Poltabes Denpasar.
Dalam waktu singkat, puluhan anggota Densus 88 Anti Teror Polda Bali, Satuan Reskrim Poltabes Denpasar melakukan olah TKP (tempat kejadian perkara).
Seluruh ruangan STIKES digeledah dengan metal detector. Anjing pelacak pun dilibatkan. Namun hingga akhir penggeledahan, bom yang dimaksud peneror terbukti hanya perbuatan iseng.
â€Ancaman pelaku teror tidak terbukti, mungkin hanya iseng saja†ucap Kapoltabes Denpasar Kombes Pol I Gede Alit Widana.
Mantan Kapolres Tabanan dan Gianyar itu menegaskan, meski diduga hanya sekadar iseng, jajaran kepolisian akan tetap melacak nomor pelaku.
“Pelacakan akan menggunakan provider,†tegas Kapoltabes.
Disinggung adanya dugaan aksi teror bertalian erat dengan kasus tertangkapnya Nengah MDR (34), satpam STIKES yang tertangkap mencuri laptop dan mesin pompa?
â€Semuanya serba mungkin, tapi kita tunggu hasil penyelidikan. Mudah-mudahan cepat tertangkap,†ungkap perwira humoris ini. (Spy)
Ancaman via telpon terjadi sekitar pukul 18.15 Wita. Yang menerima telpon terror itu adalah Ketua STIKES, I Ketut Widia.
Dari balik gagang telpon, pelaku berkata : “Hallo, saya kasih waktu saudara 48 jam, akan ada peledakan di kampus ini,†ujar pelaku langsung menutup pembicaraan.
Pasca telepon terror ini, kampus STIKES langsung ricuh. Pihak pengamanan kampus segera bersiaga dan melaporkan kasusnya ke Poltabes Denpasar.
Dalam waktu singkat, puluhan anggota Densus 88 Anti Teror Polda Bali, Satuan Reskrim Poltabes Denpasar melakukan olah TKP (tempat kejadian perkara).
Seluruh ruangan STIKES digeledah dengan metal detector. Anjing pelacak pun dilibatkan. Namun hingga akhir penggeledahan, bom yang dimaksud peneror terbukti hanya perbuatan iseng.
â€Ancaman pelaku teror tidak terbukti, mungkin hanya iseng saja†ucap Kapoltabes Denpasar Kombes Pol I Gede Alit Widana.
Mantan Kapolres Tabanan dan Gianyar itu menegaskan, meski diduga hanya sekadar iseng, jajaran kepolisian akan tetap melacak nomor pelaku.
“Pelacakan akan menggunakan provider,†tegas Kapoltabes.
Disinggung adanya dugaan aksi teror bertalian erat dengan kasus tertangkapnya Nengah MDR (34), satpam STIKES yang tertangkap mencuri laptop dan mesin pompa?
â€Semuanya serba mungkin, tapi kita tunggu hasil penyelidikan. Mudah-mudahan cepat tertangkap,†ungkap perwira humoris ini. (Spy)
Berita Denpasar Terbaru
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3317 Kali
02
03
04
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 785 Kali
05
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 726 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Jumat, 11 September 2026
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Selasa, 1 September 2026
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Sabtu, 18 Juli 2026
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Selasa, 16 Juni 2026
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Senin, 25 Mei 2026