Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 28 Juli 2026
Kapal Tanker Pertamina Terbakar di Pantai Ampenan Lombok, Tiga ABK Tewas
BERITABALI.COM, NTB.
Sebuah Kapal tanker pengangkut BBM milik Pertamina "MT Christin" mengalami kebakaran di pantai Ampenan, Kota Mataram, Lombok, Nusa Tenggara Barat, Minggu (26/3) pukul 15.30 WITA. Tidak jauh dari terminal BBM Ampenan Kota Mataram.
Tiga orang ABK dilaporkan tewas. Sedangkan korban selamat sedang dievakuasi dibantu nelayan setempat.
"Iya, dari tadi sampai sekarang masih kelihatan apinya. Saya lihatnya dari Senggigi," ungkap Debbie, salah satu warga ikut melihat api membakar bagian depan kapal.
"Langsung tinjot kembelas (kaget, goyang gempa) . Kedengaran sampai rumah. Langsung cek pinggir pantai ternyata ada kapal kebakaran, " kata Echa, warga sekitar pantai Ampenan.
Kebakaran tersebut menjadi tontonan warga pesisir pantai.
Berdasarkan laporan warga, sebelum mengeluarkan asap tebal, warga sempat mendengar suara ledakan yang diduga berasal dari kapal tanker tersebut. Belum diketahui kronologi kejadiannya.
Pihak Pertamina masih dalam upaya konfirmasi. Juga belum ada keterangan dari Polresta Mataram atas kejadian kebakaran kapal tanker ini.
Humas Kantor SAR Mataram I Gusti Lanang Wiswananda membenarkan kebakaran kapal pengangkut BBM Depo Pertamina di Kampung Bugis, Kota Mataram.
Kami mendapat laporan dari salah seorang warga bernama Dady Sukmawan yang kebetulan lagi di rumah orang tuanya di Kampung Bugis Ampenan yang dekat dengan lokasi kejadian," kata Lanang dikutip dari Antara. Personel Kantor SAR Mataram sudah meluncur ke lokasi kejadian untuk melakukan upaya penyelamatan.
Sementara itu, petugas Pemadam Kebakaran Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) NTB Dady Sukmawan yang berada di lokasi kejadian juga membenarkan Kapal MT Christin terbakar di tengah laut. "Informasi yang saya terima ada tiga anak buah kapal yang meninggal dunia. Sebagian lagi sudah dievakuasi ke Pantai Ampenan. Total ada 17 anak buah kapal," ujarnya.
Ia belum mendapat informasi penyebab pasti kapal tersebut terbakar ketika sedang mengantri untuk bongkar muat BBM ke Depo Pertamina Ampenan. Hingga saat ini, kata Dady, api masih terlihat menyala. Kapal juga menjauh dari Depo Pertamina Ampenan untuk menghindari ledakan karena di sekitarnya juga ada perahu-perahu nelayan.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/lom
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3877 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2181 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2009 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1923 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1785 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun