Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Karaoke Holiday Kisruh, Preman Keroyok Pengunjung
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Betapa kacaunya tempat hiburan sekarang ini. Aksi pemukulan dan pengeroyokan terhadap pengunjung kembali terjadi. Seorang pengunjung bernama Komang Bugel (27) disiksa di room Karaoke Holiday di Jalan Sunset Road.
Kejadian pengeroyokan ini, persis dialami Kadek Ngurah Yudana yang dikeroyok di Dewata Karaoke, Minggu (23/11) lalu. Namun waktunya berbeda. Kalau Yudana dikeroyok sekira pukul 03.00 Wita, Komang Bugel dikeroyok sekira pukul 04.00 dinihari.
Menurut informasi, aksi pengeroyokan terhadap Komang Bugel yang tinggal di Jalan Gelogor Carik Denpasar, dilakukan lebih kurang sepuluh orang. Awalnya, Komang Bugel yang sedang dugem di salah satu room, didatangi pelaku yang menyeruak masuk ke dalam room.
Dari keterangan korban, dia ditarik keluar dan dipukuli beramai-ramai oleh pelaku yang diduga sepuluh orang,â€jelas sumber petugas Poltabes Denpasar.
Korban tak berdaya. Sementara rekan-rekan korban yang berada di dalam room tidak ikut membantu karena takut dipukuli. Puas menghajar korban, pelaku melarikan diri.
Dalam kondisi berdarah-darah, korban pun akhirnya melaporkan kasusnya ke Poltabes Denpasar. Hasil visum terungkap, hidung korban berdarah dan sekujur tubuhnya memar-memar akibat diinjak-injak pelaku.
Sementara itu, menerima laporan korban, tim gabungan Poltabes Denpasar bergerak menelusuri Karaoke Holiday di Jalan Sunset Road. Namun saat polisi datang, para pelaku sudah bubar.
Pengerebekan tak hanya berlangsung di Karaoke Holiday. Sejumlah tempat hiburan pun tak luput dari pengerebekan.
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3341 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 793 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan